Suara.com - Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Simpang Ladang, Kecamatan Hinai, Langkat, Sumatera Utara, membakar bangunan dan berbagai kendaraan yang ada di tempat tersebut. Diduga, huru-hara itu dipicu perseteruan antara napi dan sipir.
Kepala Kepolisian Resor Langkat Ajun Komisaris Besar Doddy Hermawan di lokasi kejadian, Kamis (16/5/2019) sore, menjelaskan di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut terdapat 1.600 narapidana, 215 di antaranya perempuan.
"Kami sedang berupaya untuk mengamankan kembali lembaga pemasyarakatan tersebut, dengan menerjunkan aparat satu kompi dari Brimob, satu kompi dari Marinir, satu kompi dari Raider, (Kostrad)," katanya seperti diberitakan Antara.
Doddy yang didampingi Dandim 0203 Langkat Letkol Inf Syamsul Alam langsung memerintah para petugas untuk mengamankan dan melakukan isolasi, agar para tahanan tidak ada yang melarikan diri lagi.
”Yang pasti menurut data sementara, ada 100 narapidana narkoba ini yang melarikan diri. Namun, 30 di antaranya kita amankan dan kita titip di rumah tahanan negara Tanjungpura dan Polsek Hinai,” ujarnya.
"Pemicu dari kejadian dan peristiwa itu karena adanya perbedaan pendapat antara narapidana dengan petugas lembaga pemasyarakatan," sambungnya.
Dari lokasi kejadian langsung amatan Antara, terlihat warga sekitar lembaga pemasyarakatan ramai memadati lokasi untuk melihat dari dekat peristiwa yang terjadi.
Lapas tersebut terbakar sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB.
Baca Juga: Huru Hara dalam Penjara, 200 Narapidana Lapas Narkotika Langkat Kabur
Berita Terkait
-
Huru Hara dalam Penjara, 200 Narapidana Lapas Narkotika Langkat Kabur
-
Kerja Sama Indonesia - China pada Belt Road Initiative Menguntungkan
-
Diduga Kelelahan Jaga TPS, Seorang Polisi di Sumut Meninggal Dunia
-
Situasi Memanas, Rekapitulasi Suara di Medan Petisah Ditunda
-
Hujan Lebat Sebabkan Banjir Bandang di Deli Serdang Sumatera Utara
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional