Suara.com - Pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja secara bergantian memberikan ucapan selamat kepada Presiden yang juga Capres petahana Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Ketua Umum PDI Perjuangan menjadi orang yang pertama memberikan ucapan selamat kepada Jokowi atas perolehan hasil rekapitulasi penghitungan suara secara nasional oleh KPU.
Megawati menegaskan kedatangannya dengan mengajak mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, karena ingin menjadi orang nomor satu untuk memberikan ucapan selamat kepada Jokowi.
"Makanya saja ajak pak Try, untuk ayok pak bareng-bareng kasih ucapan selamat supaya kita nomor satu. Jangan yang lainnya dulu," ucap Megawati di Istana Merdeka.
Selanjutnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga memberikan ucapan selamat kepada Jokowi. Pertemuan antara Jokowi dengan Airlangga juga dilakukan secara tertutup.
Airlangga menuturkan, kedatangannya untuk memberikan ucapan selamat kepada Jokowi. Ia juga menyampaikan bahwa partainya menjadi pemenang kedua di Pileg 2019.
"Dan juga dalam kesempatan yang sama saya melaporkan bahwa Partai Golkar alhamdulillah menjadi pemenang kedua di DPR dengan 85 kursi. Dan bapak presiden mengucapkan selamat kepada Partai Golkar," kata dia.
Setelah itu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar juga menyampaikan selamat atas perolehan suara yang dimenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.
"Tentu kebahagian buat warga PKB, warga NU warga masyarakat bangsa atas kemenangan 01. Kami bersyukur dan mengundang beliau di syukuran acara PKB dan NU," kata Muhaimin.
Baca Juga: Dituding Arief Puyuono Bohongi Publik, KPU Beberkan Hasil Final Pemilu
Kemudian tampak hadir juga Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa yang juga memberikan ucapan selamat kepada Jokowi.
Selanjutnya, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), Ketua Umum PSI Grace Natalie, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, dan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra juga memberikan ucapan selamat kepada Jokowi di ruang kerjanya.
Sementara, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang tak hadir karena masih berada di luar negeri.
Diketahui, KPU telah menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional Pemilu 2019.
Hasilnya pasangan nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin unggul 55,50 persen atau sebanyak 85.607.362 dari total suara nasional. Sementara pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga mendapat 44,50 persen atau 68.650.239 dari total nasional.
Berita Terkait
-
Siap Hadapi Gugatan Prabowo, Kubu Jokowi Ajukan Jadi Pihak Terkait ke MK
-
Soal Aksi 22 Mei, Jokowi: Bulan Ramadan Semuanya Harus Sabar
-
Demo di Depan Bawaslu, Massa Aksi Gelar Salat Tarawih di Tengah Jalan
-
Hilda Vitria Dibikin Nangis Jadi Saksi, Begini Kata Billy Syahputra
-
Megawati Bicara Kemungkinan PAN dan Demokrat Gabung ke Koalisi Jokowi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
30 Negara Bersatu Rancang Strategi Pembukaan Selat Hormuz Pasca Gencatan Senjata
-
KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar
-
Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran
-
Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'
-
Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!
-
Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?
-
Sambangi Bareskrim, JK Tempuh Jalur Hukum Soal Isu Ijazah Jokowi?
-
Buyutku Pembunuh Benito Mussolini, Ditembak di Wajah
-
Polda Metro Jaya Bongkar 1.833 Kasus Narkoba: Lab Ekstasi Bassura hingga Vape Bius Etomidet
-
Tolak Larangan Total Vape, Pengusaha Minta Pemerintah Fokus pada Pengawasan Ketat