Suara.com - Satu mobil bak terbuka yang akan memasuki Gerbang Tol Serang Timur terjaring razia Kepolisian Resor (Polres) Kota Serang, Banten. Mobil tersebut diketahui membawa karung berisikan 20 kilogram peluru bekas.
"Sebanyak 20 kilogram proyektil di dalam karung, yang bersangkutan bermaksud untuk menjual lagi ke penampung," kata Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi, Kamis (23/05/2019).
Peluru tersebut didapat sang pemilik dari seorang warga di Kampung Kelapa Dua, Kota Serang. Berdasarkan pemeriksaan sementara, peluru tersebut sudah tidak aktif lagi karena tidak ada bubuk mesiu di dalamnya.
"Tidak ada indikasi (peluru dibawa) ke Jakarta. Akan kita periksa dulu di Polres, setelah itu hasilnya akan kita konfirmasi lagi. Kalau ditemukan pelanggaran akan kita tindak," ujarnya.
Dari informasi petugas, pemilik peluru tersebut berinisial Ih, warga Kampung Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Ih membawa peluru bekas tersebut menggunakan mobil bak terbuka bersama temannya.
Dari pengakuannya, Ih bermaksud menjual kembali peluru bekas tersebut setelah diambil timahnya. Ih mengaku membeli peluru bekas tersebut dari warga Kelapa Dua bernama Joni.
"Mau dibawa ke peleburan, buat alat pancing. Belinya (dari warga) Rp 9.000 per kilogram. (Rencananya) mau dilebur lagi buat dijual (setelah) diambil timahnya," kata Ih, saat ditemui di Poslantas Gerbang Tol Serang Timur, Kota Serang, Kamis (23/05/2019).
Lebih lanjut, Ih mengaku membeli peluru bekas tersebut bukan untuk disalahgunakan atau dibawa ke Jakarta.
"Sudah ada satu bulan mah, sudah di dalam karung. Proyektil dibakar ada timahnya, buat dilebur dijual ke tempat pancing," jelasnya.
Baca Juga: RSUD Tarakan: Tidak Ada Proyektil Peluru di Tubuh 2 Korban Kerusuhan 22 Mei
Kontributor : Yandhi Deslatama
Berita Terkait
-
Tewas Ditembak, Penutup Kepala Bripka Matheus Bolong di Kiri dan Kanan
-
Bersihkan Kamar Orang, Sunardi Temukan Granat Aktif di Lemari
-
Mau Bacok Petugas, Residivis Kambuhan Akhirnya Diberondong Peluru
-
Asik Sapu Halaman, Petugas Kebersihan Temukan 68 Peluru
-
2 Tersangka Peluru Nyasar di DPR akan Dihadirkan Saat Rekontruksi
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Sedia Payung! BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Kilat di Sejumlah Wilayah RI Hari Ini
-
Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Narkoba di Whiterabit Club, Lima Orang Diringkus
-
Momen Kocak Putra Ferdy Sambo Turun ke Jalan Edukasi Mudik Hingga Disangka Razia
-
Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras Andrie Yunus, Komisi I DPR: Hukum Berat, Jangan Ditutupi!
-
Kapolri Tinjau Stasiun Yogyakarta: Arus Mudik 2026 Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 40 Persen
-
Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret