Suara.com - Sebanyak 285 anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berkolaborasi dengan Suku Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup (DKLH)) membersihkan Jalan MH Thamrin usai aksi kerusuhan yang terjadi di depan Gedung Bawaslu pada Rabu malam hingga Kamis dini hari (22-23/5/2019)
"Karena ini kegiatan yang insidental lah ya, jadi kita kolaborasi dengan (suku dinas) Kebersihan dan Lingkungan Hidup," ujar Lurah Menteng Agus Sulaeman seperti dilansir Antara di Jakarta, Rabu (22/5/2019) malam.
Agus mengatakan kolaborasi dilakukan karena lingkup area yang dibersihkan lebih besar dan sampah yang ditimbulkan akan lebih banyak.
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Sutadi mengatakan akan menerjunkan 225 orang anggotanya untuk membersihkan area sepanjang jalan protokol tersebut. Harapannya, jalan Thamrin kembali bersih dan steril bagi pengendara yang melintas esok hari.
Sutadi juga menurunkan kurang lebih 12 unit kendaraan penyapu jalan, delapan unit mobil bak terbuka, dan sembilan unit truk anorganik untuk membantu pembersihan area tersebut.
Untuk diketahui, kerusuhan pecah di depan Gedung Bawaslu usai buka puasa. Ratusan hingga ribuan massa bentrok dengan aparat keamanan gabungan yang menjaga gedung tersebut di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Aksi tersebut mereda pada Kamis (23/5/2019) dini hari dengan memukul mundur perusuh yang berada di kawasan Jalan MH Thamrin ke beberapa arah. (Antara)
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya: Perusuh Aksi 22 Mei Berasal Dari Luar Daerah
-
Prabowo: Saya Mohon yang Masih Aksi Pulanglah ke Rumah, Istirahat
-
Fahri Hamzah Desak Pemerintah Investigasi Tewasnya Pendemo 22 Mei
-
Kerusuhan Mulai Reda, Sempat Terdengar Ledakan Dari Gerai Kedai Kopi
-
Fadli Zon Sebut 140 Korban Bentrok Aksi 22 Mei di RSUD Tarakan Boleh Pulang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah