Suara.com - Sebanyak sembilan anggota Polri menjadi korban saat melakukan pengamanan dalam aksi 21 dan 22 Mei yang berlangsung ricuh di Jakarta. Semuanya saat ini masih dirawat di Gedung Promoter, Rumah Sakit Polri, Kramar Jati, Jakarta Timur.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan kesembilan anggota polisi tersebut masih menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dialami.
"Sekarang yang sangat berat itu sembilan. Ada yang rahangnya patah, kepalanya pecah dan lain-lain," kata Iqbal di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (27/5/2019).
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menjenguk anggotanya yang dirawat tersebut pada malam hari ini.
Iqbal mengemukakan kehadiran Tito di sana, selain sebagai pemimpin, juga sebagai bapak yang sudah seharusnya menjenguk anak-anaknya yang tengah terbaring sakit dengan luka parah.
"Mudah-mudahan dengan kehadiran Pak Kapolri semangat personel pengawalan kita jadi bangkit lagi karena bapaknya sudah menjenguk. Saya kira itu," ujar Iqbal.
Diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengunjungi Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur malam ini. Kunjungan Tito tersebut diketahui guna menjenguk anggotanya yang luka usai kericuhan pada aksi 21 dan 22 Mei 2019.
Pantauan Suara.com, Tito tiba di RS Polri sekitar pukul 20.14 WIB . Tito yang datang mengenakan peci hitam langsung menuju masuk ke Gedung Promoter, RS Polri tempat anggota polisi dirawat.
Selang 50 menit sekitar pukul 21.04 WIB, Tito keluar dari Gedung Promoter usai menjenguk. Ia juga langsung meninggalkan RS Polri menggunakan mobil tanpa memberikan keterangan kepada awak media.
Baca Juga: Kapolri Tito ke RS Malam-malam, Jenguk Anak Buahnya Korban Kerusuhan 22 Mei
Berita Terkait
-
Kapolri Tito ke RS Malam-malam, Jenguk Anak Buahnya Korban Kerusuhan 22 Mei
-
Fadli Zon Akui Ada 3 Ambulans Gerindra di Lokasi Kerusuhan
-
Ambulans Isi Batu, Fadli Zon: Tim Medis Sempat Disuruh Keluar oleh Polisi
-
Soal Busur dan Panah Di Dalam Ambulans, Ketua Garis: Itu Klaim Polisi Saja
-
Seknas Prabowo Klaim Tak Ada Batu saat Periksa Isi Ambulans Gerindra
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran