Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengundang sedikitnya tiga pemilik kios yang menjadi korban penjarahan saat kerusuhan 22 Mei di Jakarta, ke Istana Merdeka. Namun, Jokowi hingga saat ini belum menyampaikan belasungkawa pada masyarakat Indonesia yang meninggal dunia pada kerusuhan tersebut.
Terkait itu, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir sikap Kepala Negara yang seolah tidak peduli dengan korban yang menderita luka-luka hingga meninggal dunia saat kerusuhan di Jakarta.
Ferdinand menegaskan, nyawa manusia lebih berharga ketimbang harta.
"Halah bapak... bapak..!! Nyawa yang hilang jauh lebih mahal dan berharga dari harta itu..!!," tulis Ferdinand melalui akun Twitternya @Ferdinand_Haean2 seperti dikutip Suara.com pada Selasa (28/5/2019).
Dalam cuitannya Ferdinand juga menegaskan korban yang berjatuhan tersebut tengah berjuang untuk mendapatkan keadilan. Akan tetapi Ferdinand tidak melihat kepedulian dari Jokowi.
"Mereka bukan hanya ingin kedamaian, tapi mereka berjuang mendapat keadilan. Mengapa Bapak tidak peduli?," kata Ferdinand.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi mengundang salah satu pedagang kelontong, Usma ke Istana Negara, Senin (27/5/2019). Usma menjadi korban penjarahan saat kerusuhan 22 Mei terjadi.
Setelah pertemuan, Usma mengaku mendapatkan tiga pakaian untuk berlebaran dan juga uang saku untuk memulai usahanya kembali. Barang tersebut diperoleh langsung dari Jokowi.
Dua korban jarahan lain yakni Abdul dan Ismail. Keduanya juga sudah diundang Jokowi ke Istana Merdeka pada Jumat (24/5/2019). Setelah melakukan pertemuan Abdul dan Ismail juga mendapatkan modal dari Jokowi untuk membangun kembali usahanya.
Baca Juga: Jadi Korban Penjarahan 22 Mei, Usman Dijemput Polisi dan Dibawa ke Istana
Berita Terkait
-
Usul Jokowi-Prabowo Ketemu di Ramadan, Ferdinand: Daripada Kucing-kucingan
-
Fadli Zon Meradang Diserang Isu Jebak Polisi dan TNI di Kerusuhan 22 Mei
-
Tiket Pesawat Mahal, Ferdinand: Itu Bagian dari Kerja Kerja Kerja
-
Video Momen Persahabatan Jokowi - Prabowo Bikin Adem Ayem Warganet
-
SBY: Ada yang Larang Pihak 02 Komunikasi dengan 01
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Banjir Bandang Poso: Warga Terisolasi, BNPB Minta Bantuan Alat Berat