Suara.com - Memiliki pakaian hingga sepatu baru saat lebaran sudah menjadi tradisi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Namun, hal itu sama sekali tak pernah terlintas dipikiran para anak yatim, membayangkannya saja mereka khawatir.
Saat para anak yatim yang tergabung dalam Majelis Anak Indonesia berkesempatan berbelanja baju lebaran di Lombok Epicentrum Mall, Nusa Tenggara Barat, raut wajah gembira sekaligus bingung tergambar jelas.
Maklum, memasuki sebuah mal nan megah merupakan momen yang baru mereka rasakan pertama kali dalam hidupnya.
Salah satu anak yatim yang masih balita ini misalnya. Ia tampak terperangah saat menyusuri deretan rak berisi penuh sepatu yang lucu.
Berwajah polos, ia tampak ragu-ragu mengambil sepatu datar berwarna emas. Sepatu itu terus diusap dan dipandanginya lekat-lekat.
Namun, harga sepatu yang cukup mahal membuat ia semakin ragu untuk bisa memilikinya.
Sang anak yatim yang telah ditinggal orang tuanya sejak masih kecil ini hanya bisa memandangi sepatu itu.
"Setelah melihat harga sepatu ini, si adek yang lucu dan telah menjadi yatim sejak kecil ini bertanya kepada relawannya 'apa uangnya masih cukup buat beli sendal ini?" tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Jumat (31/5/2019).
Baca Juga: Pertama Kali Masuk Mal dan Beli Baju Lebaran, Anak Yatim Menangis Haru
Tak jauh berbeda dengan gadis mungil itu, anak-anak yatim lainnya tampak begitu kagum saat menyusuri deretan rak berisi berbagai gantungan kunci yang lucu. Seorang anak tampak memperhatikan setiap gantungan kunci yang dipajang.
Ia tak berani menyentuhnya karena takut kena omel oleh petugas di mal. Sebagai gantinya, ia cuma memandangi gantungan-gantungan kunci, itu pun sudah membuatnya senang.
Para anak yatim ini mendapatkan kesempatan untuk berbelanja baju lebaran sendiri di mal.
Majelis Anak Indonesia bekerja sama dengan sejumlah donatur memberikan kado terindah untuk para anak yatim ini agar bisa memilih sendiri baju yang mereka gunakan di Hari Raya Idul Fitri nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
8 Fakta Serangan Donald Trump ke Paus Leo XIV yang Tak Henti-Henti
-
Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru