Suara.com - Bagi sebagian orang yang tinggal di perkotaan, mal menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi untuk sekadar cuci mata ataupun berbelanja.
Namun, bagi anak yatim yang kurang beruntung, mal merupakan tempat paling mewah dan nyaris tak pernah terbayangkan bagi mereka bisa memasukinya.
Sejumlah anak yatim yang tergabung dalam Majelis Anak Indonesia mendapatkan kesempatan berbelanja baju lebaran di Lombok Epicentrum Mall pada 26 Mei 2019.
Pengalaman pertama masuk ke dalam mal membuat mereka syok, hingga ada beberapa anak yatim yang sakit sampai muntah.
Momen ini diabadikan melalui foto dan diunggah oleh akun Facebook Agus Penyoe. Ia mengunggah beberapa foto yang menunjukkan beragam ekspresi para anak yatim saat mengunjungi mal, salah satunya bernama Alif yang langsung muntah dan menangis setibanya di mal.
"Namanya Alif, tumben masuk mall. Dia adalah anak yang gagal kita ajak masuk mall karena pas masuk dia langsung muntah dan nangis," tulis akun Agus Penyoe seperti dikutip Suara.com, Jumat (30/5/2019).
Alif yang baru duduk di bangku kelas 5 SD ini pun tampak menangis. Ia ditemani oleh pihak panitia akhirnya menunggu di luar mal.
Tak hanya Alif, ada juga seorang anak yang langsung merasa sakit sesaat setelah masuk ke dalam mal. Bahkan, panitia pun sempat membantunya dengan memberikan minyak angin dan obat.
"Ini juga anak yang tumben masuk mal. Langsung sakit kena AC, tapi dia tetap semangat buat belanja soalnya dia mimpi pun belum pernah buat belanja di Epicentrum," ungkapnya.
Baca Juga: Anak Yatim Ini Pertama Kali Beli Baju Lebaran, Karyawan Mal Sampai Nangis
Para anak yatim ini mendapatkan kesempatan untuk berbelanja baju lebaran sendiri di mal.
Majelis Anak Indonesia bekerja sama dengan sejumlah donatur memberikan kado terindah untuk para anak yatim ini agar bisa memilih sendiri baju yang mereka gunakan di Hari Raya Idul Fitri nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
KPK Tangkap Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu, Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor