-
Rudal Iran diduga menewaskan Iddo Netanyahu dan membakar rumah menteri Itamar Ben-Gvir.
-
Scott Ritter klaim pertahanan udara Israel gagal membendung rudal canggih hipersonik milik Iran.
-
Eskalasi meningkat pasca tewasnya Ali Khamenei, memicu ancaman perang terbuka di Timur Tengah.
Suara.com - Situasi di Timur Tengah mendadak mencekam setelah gelombang rudal balistik Iran dilaporkan berhasil menghantam titik vital di Israel. Adik Benjamin Netanyahu, Iddo Netanyahu dikabarkan tewas.
Eks inspektur senjata PBB, Scott Ritter, mengungkapkan bahwa serangan tersebut menyasar kediaman pribadi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dalam laporan tersebut, saudara kandung sang Perdana Menteri, Iddo Netanyahu, dikabarkan tewas akibat ledakan dahsyat di lokasi.
Tak hanya itu, rumah Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir juga dilaporkan hangus dilalap api akibat hantaman proyektil tersebut.
Langkah ofensif Teheran ini disebut sebagai aksi balasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dalam operasi gabungan sebelumnya.
Ritter menjelaskan bahwa serangan ini merupakan operasi berbasis intelijen yang sangat akurat dan terencana dengan matang.
Teknologi rudal Iran terbukti mampu menembus sistem pertahanan udara berlapis yang selama ini dibanggakan oleh pihak militer Israel.
Mengenai dampak serangan di kediaman Netanyahu di Caesarea, Ritter memberikan rincian terkait jatuhnya korban jiwa dari pihak keluarga.
Ritter menyatakan bahwa "Satu rudal menghantam langsung rumah keluarga Netanyahu di Caesarea, mengakibatkan kematian Iddo Netanyahu, seorang penulis naskah drama dan adik laki-laki perdana menteri."
Baca Juga: Media Iran: Kemungkinan Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
Dikutip dari Timesofislamabad, klaim ini memicu perdebatan panas mengingat Iddo Netanyahu selama ini jauh dari sorotan politik dibandingkan kakaknya.
Selain menyasar Netanyahu, serangan tersebut juga diarahkan ke kediaman menteri sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, hingga menyebabkan kebakaran besar.
Pihak berwenang Israel sempat mengeluarkan pernyataan bahwa luka-luka yang dialami Ben-Gvir disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas biasa.
Namun, Scott Ritter menolak mentah-mentah narasi tersebut dan menganggapnya sebagai upaya menutupi kegagalan pertahanan udara mereka.
Secara sarkastik, Ritter berujar bahwa "Menabrakkan mobil ke rumah yang terbakar mungkin bisa menjelaskan akun resmi tersebut," guna menyindir laporan pemerintah.
Hingga kini, publik masih mempertanyakan transparansi mengenai kondisi medis Ben-Gvir yang sebenarnya pasca insiden di rumahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kemarau Bongkar Jejak Permukiman yang Tenggelam di Bendungan Karian
-
Inovasi Kesehatan RI Dobrak Pasar Taiwan, Raup Transaksi Rp34 Miliar!
-
Link Resmi Login Sulingjar 2026, Cara Lengkap Mengisi dan Mengirim Jawaban
-
Heboh Sebutan Londo Ireng untuk Jurnalis, Prabowo Subianto Kini Dituntut Minta Maaf!
-
Gaya Necis Tanpa Rompi Pink Febrie Adriansyah saat Masuk Rutan KPK Cederai Keadilan
-
4 Ide OOTD Summer Dress ala Aktris Korea yang Mudah Ditiru, Stylish Abis!
-
Mr Presiden Harus Tahu! Siapa Londo Ireng, Benarkah Orang Indonesia yang Berkhianat?
-
Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
-
Kolaborasi Teknologi Streaming Ini Dorong Industri Konten Lokal
-
Ditahan 20 Hari ke Depan, Kenapa Kejagung Titipkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Rutan KPK?