Suara.com - Tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana harus merayakan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah di Rumah Tahanan dan Barang Bukti (Rutan Tahti) Polda Metro Jaya. Keluarga Eggi sengaja membawa makanan khas lebaran dan juga alat untuk tes darah.
Hizbullah Assidiqi, salah satu putra dari Eggi menjelaskan bahwa dalam kesempatan momen lebaran tahun ini, belasan anggota keluarga besar Eggi menjenguk ke rutan. Sebagai pengobat rindu, keluarga membawa opor ayam, masakan ciri khas yang dihidangkan saat lebaran.
"Keluarga semua, cucu juga. 10-an lebih. Kakaknya sendiri ada 6. Belasan. Kita menghadirkan suasana lebaran kaya opor biar mensupport juga Ayah di dalam," kata Hizbullah usai menjenguk sang Ayah.
Dalam pertemuan Eggi dengan keluarga, tidak ada obrolan serius yang dibicarakan. Kata Hizbullah, Eggi sempat menanyakan anggota keluarga lainnya yang belum terlihat datang menjenguknya.
Selain membawa opor ayam, keluarga juga menitipkan alat cek darah agar bisa digunakan Eggi mengecek kesehatannya dari dalam rutan. Hizbullah menjelaskan bahwa Eggi memiliki riwayat penyakit yang beragam seperti jantung, darah tinggi dan diabetes yang harus selalu dikontrol.
"Nah diabetes ini yang parah, tiap hari harus kontrol darah terus. Makanya kita titipin alat-alat di sini, alat deteksi darah itu. Kalau kesehatan sih, tadi terakhir saya ngobrol, Alhamdulillah sehat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Sore Ini Anies Open House, Warga Ngantre dari Siang Usai Keliling Kampung
-
Ketua MPR Zulkifli Hasan: Nggak Ada Cebong dan Kampret saat Lebaran
-
Menkeu Prediksi Ekonomi Meningkat Usai Lebaran, Ini Tandanya
-
Polisi Bantah Ada Tawuran Petasan saat Lebaran di Harmoni Jakarta Pusat
-
Agar Lebaran Lebih Lega, Ini Tips Minta Maaf kepada Mantan Pacar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan