Suara.com - Beredar video penumpang taksi online memarahi sang driver yang telah mengantarkannya ke tempat tujuan.
Alasannya cukup aneh, lantaran si penumpang tak memiliki uang untuk membayar biaya pengantaran, namun si driver yang justru jadi sasaran kemarahannya.
Kemarahan si penumpang itu direkam oleh si driver dan menjadi viral di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya adalah akun Instagram @makassar_iinfo,
Dalam video tampak si penumpang berambut panjang dan mengenakan baju terusan berwarna abu-abu berada di luar mobil, dengan keadaan pintu masih terbuka.
Si penumpang tampak memarahi driver yang meminta uang perjalanan setelah mengantarkan si penumpang ke tempat tujuan.
Penumpang itu beralasan sama sekali tak memiliki uang dan seseorang yang hendak ditemuinya di tempat tujuan untuk membayar tagihan tak ada.
Ia meminta agar si driver mengantarnya kembali ke tempat asal bila menginginkan uang bayaran.
"Ya mau gimana aku gak punya duit, di sini gak ada orang. Kalau mau duitnya antar aku ke sana lagi, minta duitnya di sana," teriak si penumpang seperti dikutip Suara.com dari video, Senin (10/6/2019).
Si driver bersikeras meminta uang bayaran atas jasa pengantaran. Besaran biaya pengantaran tak mahal, hanya sebesar Rp 20 ribu.
Baca Juga: Ini yang Terjadi Jika FPI Tak Urus Izin Ormas Sampai Habis Batas Waktu
Namun, si penumpang tampak semakin emosi. Ia berteriak-teriak bila ia tak memiliki uang dan meminta si driver mengantarnya kembali ke tempat asal.
"Mbak kan harus bayar aku, aku kan cuma antar," ujar si driver.
"Ya sekarang gimana, antar aku lagi kesana kalau kamu minta duit. Gak mungkin aku kesitu," jawab si penumpang dengan nada tinggi.
Video tersebut mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang ikut geram dengan aksi si penumpang yang tak mau membayar tagihan.
"Kalau nggak ada uang bilang aja mbak, nggakj perlu suaranya ngalahin toak gitu," kata @azramathirah.
"Makanya kalau nggak punya uang nggak usah naik grab, naik onta saja," ujar @fadhilbas_.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless