Suara.com - Setelah dipastikan gagal menjadi anggota dewan, salah satu oknum Caleg gagal berulah. Padahal Pemilu 2019 sudah selesai setelah KPU mengumumkan pemenangnya pada 22 Mei lalu, namun masih saja meninggalkan cerita miris.
Berdasarkan pemberitaan covesia.com - jaringan Suara.com, akun facebook Yuni Rusmini pada Selasa (11/6/2019) memosting sebuah video yang memperlihatkan salah satu caleg gagal meluapkan kekesalannya karena tidak mendapat dukungan penuh salah satu keluarga di Takalar, Sulawesi Selatan.
Saking kesalnya, oknum caleg gagal itu sampai tega minta 4 makam milik keluarga Daeng Ngampa dipindahkan dari tempat pemakaman yang diduga milik caleg tersebut.
Untuk diketahui, makam 4 orang dari keluarga Daeng Ngampa itu sudah puluhan tahun dimakamkan di pemakaman lingkungan Pangkarode, Kelurahan Pattene, Kecamatan Polsel, Kabupaten Takalar.
Dengan terpaksa ahli waris dari keluarga Daeng Ngampa memindahkan keempat makam tersebut.
Selain itu, akun instagram @makassar_iinfo juga menyayangkan adanya peristiwa tersebut.
"Meskipun Pemilihan Legislatif telah usai, namun ternyata menyisahkan cerita miris yang membuat warga Takalar tak habis pikir," tulisnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, empat kuburan yang dibongkar adalah yakni, Mallarangan Daeng Ngopa, Sugi Daeng Ngiji, Baso Daeng Tunru, dan Burhayati Daeng Lebong.
Masing kuburan tersebut dipindahkan ke tanah keluarga besar Abdul Rauf Daeng Ngampa tidak jauh dari pemakaman sebelumnya.
Baca Juga: Jansen Akui Jadi Caleg Gagal karena Rakyat Benci Dirinya Dukung Prabowo
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik