Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya ternyata tidak sedang berada di Indonesia. Yunarto Wijaya diancam dibunuh oleh orang suruhan Kivlan Zein.
Yunarto Wijaya saat ini tengah liburan bersama keluarga di luar negeri. Hal itu diketahui saat Suara.com menyambangi kantor Charta Politika di Jalan Cisanggiri III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada pagi hari ini.
Menurut beberapa pegawai, Yunarto tidak berada di kantor lantaran masih menikmati liburan bersama keluarga.
"Masih di Korea, lagi liburan sama keluarga," ujar Yohanes selaku staff Charta Politika, Rabu (12/6/2019).
Berdasarkan pantauan Suara.com, situasi di kantor Charta Politika sendiri kondusif. Semua pegawai sudah mulai melakukan aktivitas pekerjaannya seperti biasa usai libur lebaran.
Sebelumnya, karyawan yang bekerja di kantor Charta Politika mengaku tidak ambil pusing ihwal adanya upaya pembunuhan yang menargetkan pimpinan mereka, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.
Mereka juga mengatakan adanya upaya pembunuhan tersebut tidak membuat mereka gentar sedikit pun.
"Nggak, gak merasa takut," ujar Ardha selaku staff di Charta Politika saat ditemui Suara.com di kantornya, Jalan Cisanggiri III, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).
Nama Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zein, disebut memberikan perintah langsung kepada para tersangka penyelundupan senjata sekaligus berencana membunuh 4 pejabat negara dan 1 pemimpin lembaga survei.
Baca Juga: 5 Fakta Rencana Kivlan Zein Tembak Mati 4 Pejabat dan Yunarto Wijaya
Irfansyah, salah satu tersangka membeberkan pertemuannya dengan Kivlan Zein setelah penyelenggaran Pemilu 2019 di parkiran Masjid Raya Pondok Indah pada medio April lalu.
"Keesokan harinya saya mengajak Yusuf untuk bertemu Pak Kivlan Zen ke Masjid Pondok Indah. Kita berangkat sekira jam 13.00 WIB mengendarai mobil Yusuf, Ertiga," kata Irfansyah melalui siaran video yang diputar di Kemenkopolhukam, Selasa (11/6/2019).
Terkait perecanaan pembunuhan itu, kata dia, Kivlan menyodorkan telepon selulernya yang berisi foto wajah Yunarto. Dalam pertemuan itu, Irfansyah diminta untuk menelisik alamat kantor Yunarto di kawasan Cisanggiri III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kilvan, kata dia memintanya untuk mengintai aktivitas Yunarto melalui foto dan video.
"Lalu Pak Kivlan keluarkan HP dan menunjukkan alamat serta foto Pak Yunarto lembaga quick count, dan Pak Kivlan berkata pada saya coba kamu cek alamat ini, nanti kamu foto dan videokan. Siap saya bilang," kata dia.
"Lalu beliau berkata lagi, nanti saya kasih uang operasional Rp 5 juta untuk bensin, makan dan uang kendaraan. Lalu saya bilang, siap pak," sambungnya.
Berita Terkait
-
Sekuriti Sempat Lihat Orang Mencurigakan Intai Kantor Charta Politika
-
5 Fakta Rencana Kivlan Zein Tembak Mati 4 Pejabat dan Yunarto Wijaya
-
Abu Janda: Kivlan Zein Harus Belajar dari Syekh Puji, Tembak AGB Ranum
-
Disebut Sebagai Pemberi Perintah Pembunuhan Pejabat, Kivlan Zein: Itu Hoaks
-
Keluarga Korban Kecewa Kerusuhan 22 Mei Jadi Wacana Perusuh vs Polisi
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kenalan dengan Zi, Putra Dodhy Kangen Band yang Bakal Jadi Idola Baru Gen Z
-
8 Wilayah Nikmati Blanket Coverage, Jaringan 5G XLSmart Kini Jangkau Jawa Timur
-
Valvoline Manfaatkan Momentum Piala Dunia 2026 Perkuat Dominasi Pasar Oli Nasional
-
Jelang Persidangan, Bupati Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Perempuan Semarang
-
JPO Tendean Dibongkar, Pramono Siapkan Zebra Cross Sementara dan Jembatan Baru
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
3 Rekomendasi Parfum Morris yang Paling Wangi dan Tahan Lama untuk Wanita
-
Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan
-
Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa