Suara.com - Puluhan narapidana melarikan diri setelah terjadi kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Lhoksukon, Aceh Besar, Minggu (16/6/2019) kemarin. Diduga, para napi itu kabur setelah mendobrak pintu utama rutan.
Namun, sejauh ini, polisi masih menyelidiki penyebab para napi itu melarikan diri dari rutan.
Berdasarkan informasi yang diterima Portalsatu.com--jaringan Suara.com, total ada 73 napi yang berhasil kabur saat kerusuhan di rutan tersebut. Setelah dilaporkan, petugas akhirnya berhasil menangkap lagi 20 napi yang sempat kabur.
Terkait kaburnya puluhan napi itu, aparat Kepolisian Resor Aceh Utara menggelar razia di sejumlah titik untuk mempersempit ruang gerak napi sejak Minggu sore. Selain razia di Jalan Medan-Banda Aceh, polisi juga menyisir area semak-semak.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin mengakui anak buah sedang genjar melakukan sweeping untuk bisa membawa lagi para tahanan kabur itu ke penjara.
"Iya betul," kata dia.
Diketahui, akibat para napi yang melarikan diri itu, beberapa fasilitas rutan rusak termasuk kaca depan bagian kiri pintu masuk rutan pecah. Sejak terjadi kerusuhan itu, petugas kepolisian telah melakukan penjagaan di sekitar rutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!