Suara.com - Warga Aceh bernama M. Riza (22) diringkus polisi seusai menerima narkotika jenis sabu seberat 1,7 Kilogram dari Nigeria. Riza diringkus di kawasan Pondok Pukolonan, Paku Alam, Serpong Utara, Tengerang Selatan pada Senin (3/6/2019) lalu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisiaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan pelaku mengakui mendapat barang haram tersebut dari seseorang berinisial OJ yang berada di Aceh. OJ juga pernah menyuruh Riza untuk mengambil barang di kawasan Grogol, Jakarta Barat.
"OJ menyuruh tersangka datang ke Jakarta, akan diarahkan lewat telepon. OJ memerintah ambil barang di Grogol, Jakarta Barat. Tersangka membuka kamar hotel, tersangka kemudian menyampaikan kepada bosnya," kata Argo di Polres Kepulauan Seribu, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (19/6/2019).
Argo menuturkan, saat itu Riza menemui seseorang WNA asal Nigeria di kamar hotel tersebut. Disaat itulah ia mendapatkan sebuah tas yang berisi sabu tersebut dan langsung pulang menumpang transportasi online.
"Kita mendapatkan informasi pelaku ini ada di Tangerang Selatan. Setelah kita lakukan penyelidikan, satu orang laki-laki berinisial R (Riza) kita tangkap," sambungnya.
Saat digeledah, polisi tak menemukan sabu pada tubuh Riza. Lantas polisi pun meggeledah kamar indekos Riza dan menemukan barang bukti beberapa plastik bening yang berisikan sabu-sabu dengan total berat 1,7 kilogram.
Argo menyebut, sabu itu disimpan di lemari dan kursi di indekos Riza. Kekinian polisi tengah memburu OJ dan WNA Nigeria yang terlibat dalam penyelundupan narkoba tersebut.
Akibat perbuatannya, Riza disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subsisder 112 Ayat (2) Tentang Narkotika, dengan ancaman dua puluh tahun penjara.
Baca Juga: Mau Dikonfrontasi, Kivlan Zen Bungkam Setibanya di Polda Metro Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya