Suara.com - Herimadi (30), seorang anggota Satpol PP Kabupaten Aceh Jaya diterkam seekor buaya saat sedang menjaring ikan di tepi Sungai Sayeung, Sawang Rambot, Desa Gampong Baro, Kecamatan Setia Bakti. Herimadi mengalami luka robek di bagian lengan kiri.
Korban berhasil selamat setelah cepat dibawa ke RS dan mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Umar, Calang.
"Korban sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit terhadap luka yang dialami," kata Kasi Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Aceh Jaya, Ismail, seperti diberitakan Antara, Kamis (20/6/2019).
Ismail menuturkan, korban Herimadi pergi menjala ikan bersama seorang rekannya bernama Busriadi (45) pada Rabu (19/6) malam. Namun nahas korban diterkam buaya saat sedang menjala ikan di sungai.
Sejumlah warga yang mendapatkan informasi langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke RSUD Teuku Umar di Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Usai mendapatkan penanganan medis, korban diperbolehkan pulang untuk mendapatkan rawat jalan.
Ismail menuturkan, serangan buaya terhadap masyarakat yang mencari ikan di kawasan Sungai Sayeung, Kecamatan Setia Bakti, selama ini sering terjadi sehingga menyebabkan korban jiwa di masyarakat.
Meski banyak warga yang diserang oleh buaya, masyarakat kata Ismail, tetap melakukan aktivitas mencari ikan sebagai salah satu sumber pendapatan di rumah tangga.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berada di sekitar sungai. Sehingga tidak lagi menimbulkan korban jiwa," imbaunya.
Baca Juga: Positif! PUBG Diharamkan di Aceh
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland