Suara.com - Korban tewas bangunan roboh di Kamboja bertambah menjadi 24 orang, dilansir Bangkok Post.
Gedung berlantai tujuh yang masih dalam proses pembangunan itu roboh pada Sabtu pagi dan menimpa puluhan pekerja konstruksi yang berada di lantai dua.
Kondominium ini dibangun di kota resor tepi laut yang berkembang di Sihanoukville dengan beberapa proyek didanai China.
Pemerintah Provinsi Preah Sihanouk mengatakan semalam tim SAR menggali puing beton dan menemukan lima mayat.
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen berkunjung ke lokasi kejadian pada Minggu malam.
Dari 24 orang pekerja yang terluka, salah satunya adalah Nhor Chandeun, yang tengah tertidur bersama istrinya dan terbangun karena suara keras serta gedung bergetar, kemudian roboh.
Mereka terjebak selama 12 jam di dalam gedung hingga tim SAR mengevakuasi.
Kementerian Tenaga Kerja dan Pelatihan Kejuruan mengatakan saat gedung runtuh, 30 pekerja berada di lokasi namun Nhor Chandeun mengatakan total jumlah peserta sekitar 55-60 orang.
Otoritas provinsi dalam pernyataannya mengatakan bahwa empat warga negara China yang terlibat dalam pembangunan gedung itu telah ditahan dan penyebab roboh tengah diselidiki.
Baca Juga: Gedung Ambruk di Kamboja, 17 Pekerja Bangunan Tewas
Saat ini, tim SAR masih terus mencari pekerja yang masih terjebak di antara puing-puing reruntuhan.
Sumber: Kantor Berita Anadolu
Berita Terkait
-
Gedung Ambruk di Kamboja, 17 Pekerja Bangunan Tewas
-
Viral! Tak Punya Uang, Ayah Buat Tas dari Tali Rafia buat Anaknya Sekolah
-
Per 2020, Kamboja akan Larang Wisata Naik Gajah di Angkor Wat
-
Perkosa Putrinya hingga Hamil, Ayah Malah Salahkan Istri Tolak Bersenggama
-
Liburan ke Kamboja Makin Mudah, Kini Ada Penerbangan Langsung Lho
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi