Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan menggelar rapat pleno terbuka untuk penetapan preiden dan wakil presiden terpilih periode 2019 - 2024 pada Minggu (30/6/2019) pukul 15.30. Rapat pleno akan berlangsung di Gedung KPU RI Jakarta.
Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan KPU melakukan rapat pleno pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 10.55 WIB. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kami akan gelar rapat pleno terbuka penetapan paslon terplih pada Minggu 30 Juni 2019 di kantor KPU pukul 15.30 WIB. Jika tidak ada halangan, pukul 17.00 WIB diperkirakan akan selesai," ujar Arief di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jalarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam.
Pada rapat tersebut, Arief menyebut KPU akan mengundang beberapa pihak untuk hadir. Pihak yang diundang disebutnya sebagai pihak yang masih berhuhungan dengan penyelenggaraan Pemilu.
"Pada acara tersebut kami akan undang penyelenggara pemilu, Bawaslu dan DKPP," kata Arief.
Selain itu, Kubu Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi beserta partai peserta Pemilu disebut Arief, juga akan diundang menghadiri rapat tersebut. Berbagai lembaga dan NGO, kata Arief juga akan diminta hadir.
"Kemudian kami tentu akan undang peserta pemilu dalam hal ini Paslon 01 dan 02 juga akan kami undang kemudian Parpol peserta pemilu juga kita undang," jelas Arief.
Lebih lanjut, tiap paslon nantinya juga akan diberikan masing-masing 20 undangan.
Arief menerangkan, undangan tersebut akan dikerjakan malam ini, Kamis (27/6/2019) dan pada Jumat (27/6/2019) siang akan dibagikan. Ia berharap semua undangan dapat menghadiri rapat pleno tersebut.
Baca Juga: PAN Tentukan Arah Politik Usai Rakernas Juli 2019, Gabung Koalisi Jokowi?
"Besok undangan sudah akan didistribusikan, mudah-mudahan malam ini bisa diselesaikan, sehingga siang sudah bisa dikirimkan," pungkas Arief.
Berita Terkait
-
Kalah Pilpres 2019, Sandiaga Minta Pendukungnya Tak Berkecil Hati dan Tegar
-
PAN Tentukan Arah Politik Usai Rakernas Juli 2019, Gabung Koalisi Jokowi?
-
Isi Lengkap Pidato Jokowi Setelah MK Tolak Gugatan Pilpres Prabowo
-
MK Tolak Gugatan Prabowo, PAN Langsung Ucapkan Selamat ke Jokowi - Ma'ruf
-
Jokowi: Tidak Ada Lagi 01 dan 02, Hanya Ada Persatuan Indonesia!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim