Suara.com - SS alias Nona (28) dilaporkan tewas diduga dibunuh suaminya setelah terlibat cekcok mulut di Lorong Pisang kompleks Pasar Mardika dekat Kantor Bank Artha Graha, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku.
"Insiden pembunuhan ini terjadi sekitar pukul 16:45 WIT, dan pelaku masih dalam penyelidikan. Suami korban masih dicari guna dimintai keterangan sebab dia yang terakhir terlibat cekcok mulut dengan korban," kata Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Minggu (30/6/2019).
Seorang saksi berinisial WL (46) kepada polisi menjelaskan, awalnya dia melihat antara korban dengan suaminya sedang perang mulut.
Hanya selang beberapa saat saja, saksi melihat suami korban melintas di samping saksi sambil menggendong anaknya dan dia juga melihat suami korban sedang memegang sebilah pisau.
Menurut Julkisno, saat suami korban melintas, saksi WL juga mendengar teriakan yang mengatakan, "Tali poro (usus perut) kaluar heey".
Lalu tanpa melihat kondisi korban, saksi lainnya berinisial HA langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos Pam yang ada di Gedung Putih Pasar Mardika.
Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara di Tantui dangan kondisi luka tikam di perut korban hingga mengakibatkan ususnya terburai.
Tindakan yang dilakukan polisi setelah menerima laporan adalah mendatangi, mengamankan, dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan tiga orang saksi.
"Polisi juga melakukan pemeriksaan medis dan autopsi terhadap jenazah korban dan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku," kata Julkisno. (Antara).
Baca Juga: Warga Mustika Jaya Digegerkan Temuan Mayat Perempuan di Got
Berita Terkait
-
Sebelum Membunuh Istri, Taufik Isi Bensin Motor Pinjaman
-
Malam Sebelum Membunuh Istrinya, T Sempat Mengasah Golok
-
Diduga Motif Asmara, Yati Dibunuh Suaminya di Depan Anak-anaknya
-
Pendatang dan Jarang Bergaul, Polisi Kantongi Identitas Suami Pembunuh Yati
-
CEK FAKTA: Hoaks Saksi Kubu Prabowo - Sandi di Maluku Dibunuh
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
Soroti Angkot Ngetem Picu Macet, Pramono Anung Bakal Tambah Armada Mikrotrans dan JakLingko
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live