Suara.com - Eks Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak resmi mengundurkan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dahnil sebelumnya merupakan dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten dan sudah mengabdi sejak 14 tahun.
Hal itu disampaikan oleh Dahnil melalui akun Instagram pribadinya @dahnil_anzar_simanjuntak pada Senin (1/7/2019).
Dengan mengenakan kemeja putih berkantung empat dan topi Trilby berwarna hitam, Dahnil terlihat mengurusi sejumlah dokumen untuk melengkapi berkas pengunduran dirinya.
"Tadi saya mengurus administrasi pengunduran diri saya sebagai ASN Dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten," kata Dahnil melengkapi foto-foto yang diunggahnya seperti dikutip Suara.com.
Dalam keterangan foto yang diunggah, Dahnil menerangkan ada sosok bernama Prof. Dr. Tubagus Ismail. Sosok tersebut pernah mengujinya dalam tahap wawancara ketika mendaftar menjadi dosen di kampus tersebut pada 14 tahun yang lalu.
"Ditemani Prof. Dr. Tubagus Ismail @tubagu39806 mantan Co-Promotor saya di Undip, juga orang yang pertama kali menguji saya ketika 14 tahun lalu saya ujian tahap wawancara sebagai dosen baru," ujarnya.
"Beliau juga yang pada hari ini menemani saya pamitan kepada Pimpinan dan civitas akademika FEB Untirta," sambungnya.
Dahnil juga membagikan rasa harunya ketika mundur menjadi dosen ASN di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Pasalnya, 14 tahun bukan waktu yang sedikit baginya untuk menorehkan sejarah dalam karier Dahnil.
"Haru rasanya, karena kampus ini memiliki sejarah bagi karier akademik saya. Semoga Untirta semakin maju dan bisa terus berkontribusi bagi Indonesia," tandasnya.
Baca Juga: Sandiaga Sebut Prabowo Akan Atur Pertemuannya dengan Jokowi
Untuk diketahui pada September 2018, Dahnil Anzar Simanjuntak sempat berjanji akan mundur dari PNS karena memutuskan bergabung dalam timses Prabowo Subianto - Sandiaga. Namun kepastiannya mundur baru disampaikan lagi hari ini setelah mengunggah foto di akun instagram pribadinya.
"Terkait dengan ijtihad pribadi saya tersebut, tentu berdampak pada status saya sebagai dosen tetap aparatur sipil negara (ASN) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten yang mensyaratkan ASN harus netral, maka saya akan mengundurkan diri sebagai ASN di Untirta," kata Dahnil pada Jumat (21/9/2018) silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual