Suara.com - Dewi Kartika Maharani Praswida, perempuan asal Kota Semarang, Jawa Tengah, mendadak beken setelah fotonya tengah bersalaman dengan pemimpin tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus viral di media sosial.
Mahasiswi program magister di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang itu, memunyai kesempatan bertemu dan bersalaman dengan Sri Paus di Lapangan Santo Peter, Vatikan, tanggal 26 Juni 2019.
Setelahnya, foto gadis berjilbab tengah bersalaman dengan Sri Paus tersebut viral di media sosial dan mendapat pujian dari banyak warganet.
Dewi Praswida dinilai sebagai simbolisasi keharmonisan antarumat beragama.
Itu seperti ditulis oleh pengguna Facebook bernama Iman Santoso yang dilihat Suara.com, Selasa (2/7/2019).
”Foto ini mendadak viral. Perjumpaan sederhana yang tak biasa. Sebab tak seperti foto antarumat Katolik dan pemimpinnya, foto ini jadi terlihat istimewa. Foto seorang muslimah dari negeri dengan mayoritas berpenduduk muslim dan pemimpin miliaran umat Katolik dunia,” tulisnya.
Ia menuturkan, penegasan Dewi soal identitasnya adalah wujud harmonisasi kehidupan antarumat beragama meski secara iman berbeda.
”Dewi yang merupakan aktivis Gusdurian dari Jawa Tengah membawa wajah rahmat semesta alam pada Bapa Suci dan begitu sebaliknya ia mendapatkan senyum kasih untuk uluran tangan persaudaraannya. Betapa indah.”
Sementara melalui akun Facebook miliknya, Dewi Praswida mengucapkan terima kasih atas apresiasi mengenai perjumpaannya dengan Sri Paus Fransiskus.
Baca Juga: Viral Didoakan Paus, Dewi Muslimah Indonesia Dapat Hikmah Hidup di Vatikan
”Terima kasih banyak untuk antusiasme teman-teman terhadap foto pertemuan saya dengan Paus Fransiskus. Harapan saya, semoga menyebarnya foto tersebut dapat membuka wawasan kita bahwa perbedaan iman bukanlah sekat untuk tidak bersaudara,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Viral Didoakan Paus, Dewi Muslimah Indonesia Dapat Hikmah Hidup di Vatikan
-
Dewi Mendadak Tersohor Setelah Minta Didoakan Paus Fransiskus, Ini Kisahnya
-
Jadi Korban Pelecehan Seksual di Masa Kecil, 5 Pria AS Akan Gugat Vatikan
-
25 Tahun Kepergian Ayrton Senna: Patung untuk Paus sampai Orkestra
-
Paus Kutuk Serangan Bom Saat Paskah di Sri Lanka
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri
-
Skandal Ketua Ombudsman Coreng Lembaga Independen, Desakan Reformasi Pengawasan Etik Menguat
-
Cek Fakta: Benarkah Israel Diserang Lebah? Ternyata di Sini Lokasinya
-
Petinggi Mossad Tegaskan Misi Gulingkan Iran Belum Selesai: Rezim Ini Harus Lenyap dari Dunia
-
Berburu Cuan dari Hama, Petugas PPSU Dibayar Rp5.000 Tiap Tangkap Sekilo Ikan Sapu-sapu
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang