Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang menggelar Rapat Kordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Tahun 2019, di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Rabu (3/7/2019). Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk memfasilitasi pemerintah daerah agar selalu memverifikasi dan memperbaharui data terpadu kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
“Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Tahun 2019 merupakan sarana untuk menciptakan inovasi dalam pemenuhan akan kebutuhan data yang valid dan akurat untuk ketepatan sasaran penyaluran beragam bantuan sosial dan subsidi yang diberikan pemerintah,” ujarnya.
Agus mengungkapkan, data ekonomi rumah tangga miskin bersifat sangat dinamis sehingga dibutuhkan pembaruan atau updating data yang harus dilakukan secara periodik. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari atau mereduksi adanya inclusion error ataupun exclusion error dalam penyaluran bantuan sosial.
“Pemutakhiran data merupakan suatu hal yang sangat penting dan dalam konteks pembangunan kesejahteraan sosial, karena yang kita kelola itu adalah keluarga prasejahtera mengenai bansos. Untuk itu, pembaharuan data menjadi kunci dan tidak bisa ditawar,” katanya.
Berita Terkait
-
Setelah Lebaran, Mensos Pantau Sejumlah Bencana di Daerah
-
Pernah Jual Ginjal, Kemensos Pastikan Ida Dapat Program Keluarga Harapan
-
Kemensos Siapkan Modal Usaha untuk Penyandang Disabilitas di Cibinong
-
Mensos : Penanganan Korban Banjir di Bengkulu Jadi Prioritas
-
Sosialisasi Program Keluarga Harapan, Mensos Kunjungi Tangerang
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!