Suara.com - Kemampuan bahasa Inggris Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipuji oleh Max Walden, wartawan sekaligus produser media Australia ABC News.
Komentarnya itu ia berikan untuk video saat Jokowi diwawancarai Christiane Amanpour, jurnalis kantor berita AS CNN.
Potongan video tersebut diunggah ke Twitter oleh @Irawan_Kusnadi1, Selasa (2/7/2019) lalu.
"Christiane Amanpour from CNN speaks to Indonesian President Joko Widodo.
Pak @jokowi sebenarnya mahir berbahasa Inggris meski dengan aksen Jawa. Ini serupa aksen-aksen American, British, Australian, Scottish, Canadian, atau yang paling terdekat, Malaysian/Singaporean English," cuitnya.
Dalam wawancara dari akhir Januari 2015 itu, Jokowi dan Amanpour berbincang-bincang sambil berjalan santai di pinggiran kota Jakarta. Salah satu topik yang mereka bahas adalah infrastruktur.
Jokowi menjawab pertanyaan-pertanyaan Amanpour menggunakan bahasa Inggris dengan aksennya yang khas.
Max Walden kemudian mengomentarinya. Ia memberikan pujian untuk Jokowi, meskipun bahasa Inggris Jokowi kental dengan logat Jawa.
"Ada kemajuan yang besar sekali di Bahasa Inggris Jokowi walaupun medok," kicaunya, Rabu (3/7/2019).
Baca Juga: Komentari Bahasa Inggris Jokowi, Bule Inggris: Fine-fine Saja Logatnya
Berita Terkait
-
Samakan dengan Pasutri, Jokowi Ditantang Sowan ke Prabowo
-
Keren, GIIAS 2019 Bakal Dibuka Presiden NKRI Joko Widodo
-
Media Rusia Dianggap Menyindir, Ini 5 Sorotan untuk Bahasa Inggris Jokowi
-
Surat Kabar Rusia Dianggap Sindir Jokowi Soal Bahasa, Begini Jawabannya
-
Komentari Bahasa Inggris Jokowi, Bule Inggris: Fine-fine Saja Logatnya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
DPR Setujui RUU Aceh: Zakat Kurangi Pajak, Bandara Dikelola Daerah
-
PMJ Ungkap Peran Obat Keras di Balik Aksi Anarko, Nyali Massa Demo Muncul dari Pil Koplo?
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon