Suara.com - Provinsi Jawa Barat turut digugat sejumlah koalisi warga Jakarta terkait polusi udara Kota Jakarta yang buruk. Lantaran dianggap berkontribusi dalam kondisi udara tercemar di Jakarta, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan jawaban.
Ia menggunakan hak jawab lewat akun media sosial instagram miliknya, ridwankamil. Dalam keterangan di foto yang diunggahnya, Ridwan Kamil menyebut Jawa Barat sudah mulai menerapkan program bernama Langit Biru.
Program tersebut, dikatakannya, diambil dari program yang pernah diterapkan di Kota Bandung semasa kepemimpinannya. Menurutnya, program tersebut mengantarkan Bandung terpilih sebagai kota paling bersih se-ASEAN.
"Jawa Barat di kepemimpinan baru sudah memulai program Langit Biru yang mengadopsi keberhasilan Kota Bandung yang tahun 2017 lalu terpilih sebagai kota terbersih udaranya se-ASEAN," ujar Ridwan Kamil, Sabtu (6/7/2019).
Program Langit biri menerapkan berbagai inovasi dan kebijakan seperti menanam pohon di atap, pelarangan bakar sampah, uji emisi, car free day, bike to school/work, urban farming, hingga penggunaan teknologi nuklir. Program tersebut akan diterapkan juga diberbagai daerah.
"Karena menerapkan beragam inovasi dan kebijakan. Termasuk menggunakan teknologi nuklir dari BATAN untuk memantau kualitas udara kota. Hal yang sama sedang diprogramkan dan sebagian sudah dilaksanakan di Depok, Bogor dan Bekasi," jelas Ridwan.
Pada tahun 2019, Pemprov Jawa Barat juga disebut Ridwan sedang melakukan penanganan kualitas udara dari industri. 280 industri dikatakan sedang ditangani, termasuk memberi sanksi jika ada pelanggaran sesuai Perda 11 tahun 2006 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Menurutnya sejak tahun 2019, Jawa Barat termasuk memiliki kualitas udara yang baik.
"Tahun 2018 indeks kualitas udara Jawa Barat 72,8 (kategori baik) karena standar minimalnya 50," kata Ridwan.
Mengenai gugatan tersebut, Ridwan Kamil mengaku akan menghadapinya secara formal prosedural. Namun, ia menyarankan kepada penggugat untuk mendiskusikan solusinya secara bersama.
Baca Juga: Digugat soal Polusi, Walhi DKI: Tanggapan Anies Enggak Nyambung
Ia juga meminta agar para penggugat mulai membenahi polusi di Jakarta dari diri sendiri. Menurutnya para penggugat juga turut berkontribusi dalam pencemaran di Jakarta. Ridwan Kamil pribadi mengaku juga mulai menerapkan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
“Saya pun sudah 5 tahun setiap hari selalu memaksimalkan bersepada jika agenda dinasnya masih di Kota Bandung,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK