Suara.com - Seorang pria bernama Mohammad Furqon (20) baru saja membuat geger sebagian warga di India. Pemuda itu sebelumnya dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter, namun tiba-tiba bangun tepat di hari pemakamannya.
Sontak hal itu membuat para pelayat terkejut setelah jasad Mohammad Furqan tiba-tiba bangun saat prosesi pemakaman di Kota Lucknow di bagian India Utara, demikian dikutip dari Fox News, Senin (8/7/2019).
Usai terbangun dari 'kematian' Mohammad Furqan segera dibawa ke rumah sakit dan dipasang ventilator untuk mendukung kehidupannya.
Dari laporan Independent, Furqan tidak sadarkan diri sejak 21 Juni ketika dia mengalami kecelakaan.
Dokter menyatakan dia meninggal pada hari Senin pekan lalu. Tetapi secara kebetulan, tidak lama kemudian keluarga Furqan mengatakan kepada rumah sakit bahwa mereka tidak lagi memiliki dana untuk membayar perawatannya.
Keluarga mengatakan kepada Hindustan Times bahwa situasi membuat mereka trauma karena mereka tidak hanya harus berdamai dengan kematian Furqan, tetapi kemudian melihatnya bergerak selama pemakaman.
"Kami terkejut, kami sedang bersiap untuk penguburan ketika beberapa dari kami melihat gerakan di anggota tubuhnya. Kami segera membawa Furqan ke rumah sakit Ram Manohar Lohia di mana para dokter mengatakan ia masih hidup dan telah memberinya dukungan ventilator," kata kakak lelaki Furqan, Mohammad Irfan.
"Kami telah membayar Rs 7 lakh (atau sekitar Rp 140 juta) ke rumah sakit swasta sebelumnya dan ketika kami memberi tahu mereka bahwa kami kehabisan uang, mereka menyatakan Furqan meninggal," tambahnya.
Sementara kepala petugas medis kota juga mengatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan dalam praktik medis negara itu.
Baca Juga: Tujuh Orang Tewas Saat Membersihkan Septic Tank Hotel di India
"Kami telah mengetahui insiden tersebut dan masalah ini akan diselidiki secara menyeluruh," kata kepala petugas medis Narendra Agarwal.
"Pasien dalam kondisi kritis tetapi jelas tidak mati otak. Dia memiliki denyut nadi, tekanan darah dan refleksnya bekerja. Dia telah diberi dukungan ventilator," tambahnya.
Berita Terkait
-
Duh, di India Skuter Listrik Hanya Dibanderol Rp 13 Jutaan
-
Wanita Ini Temukan Kembali Suaminya yang Hilang dari Video di TikTok
-
Viral Video Pemotor Dikejar Harimau, Begini Kronologinya
-
Beda Negara Beda Selera, Motor Keren 150cc India Ini Dicaci di Tanah Air
-
Dinyatakan Meninggal, Furqan Hidup Lagi Sebelum Dimakamkan
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar