Suara.com - Tugu Perjuangan Sukalarang yang berada di Jalan Raya Sukabumi – Cianjur, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menjadi buah bibir. Warga biasa menyebutnya dengan nama Tugu Meong.
Kekinian, yang membuat heboh, tak lain keberadaan satu patung meong (harimau) berukuran kecil dengan bentuk lucu layaknya anak meong berdiri di atas tugu.
Tugu yang memiliki nama asli Tugu Perjuangan Sukalarang itu mulanya berdiri gagah dengan menampilkan patung prajurit TNI didampingi seekor harimau.
Tak sedikit warganet yang melewati Tugu Meong Sukalarang memotretnya lalu mengunggah di media sosial, sehingga makin heboh dan jadi perbincangan.
Benar saja, saat dicek ke lokasi pada Senin (8/7/2019) petang sekitar pukul 17.00 WIB, Tugu Meong Sukalarang masih berhias patung anak meong.
Saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com—jaringan Suara.com, warga setempat bernama Ujang Sudarjat (63) mengatakan, patung anak meong yang ada di atas tugu tersebut sebenarnya bekas celengan.
"Kalau tidak salah itu ulah anak-anak kecil. Awal mulanya si patung bekas celengan itu ada di pinggiran jalan dan si anak-anak kecil itulah yang menaruhnya ke Tugu Meong tersebut," singkat Ujang, Senin (8/7/2019) malam.
Baca Juga: Naik Gunung Tertinggi di Jabar, Rombongan Ketua KPU Sukabumi Diserang Babi
Sementara Komandan Kodim Sukaraja Kapten Inf Erson mengakui sudah mengirim salah seorang petugasnya untuk mengecek ke lokasi, yakni Sertu Sumarna.
Saat tiba di lokasi, Sumarna langsung mengamankan patung bekas celengan tersebut.
"Memang benar ada dua patung meong. Satu yang besar, satu yang kecil. Yang kecil itu patung bekas celengan berbentung meong. Tidak tahu ini ulah siapa, tapi sudah diamankan. Saya harap kepada masyarakat supaya ini tidak dilebih-lebihkan. Sudah selesai, tidak ada lagi Tugu Meong Sukalarang beranak.”
Berita Terkait
-
Mengemplang Pajak, 4 Warga Dijerat Pidana dan Denda Rp 12,2 Miliar
-
Sempat Keliling Bawa Golok, Saepudin Berlumur Darah usai Dibacok Tetangga
-
Video Ibu Tepergok Mencuri Beras, Perlakuan Warga Bikin Geram Warganet
-
Dilanda Kekeringan, Warga Sukabumi Jalan Kaki 2 Kilometer Cari Air Bersih
-
Kenalan dengan Maskara, Mobil Transformer Desa di Jawa Barat
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
28 Juta Warga Indonesia Berpotensi Alami Masalah Kesehatan Jiwa, Apa yang Terjadi?
-
Mendagri: Masa Tanggap Darurat Aceh Utara Bisa Diperpanjang
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
Malam Ini, Banjir Jakarta Sudah Rendam Lebih dari 100 RT
-
Banjir Sebabkan Macet Parah di Jakarta, Polisi Sebut Tiga Titik Paling Krusial Ini
-
Pasutri Bandar Narkoba Dibekuk, Polda Metro Jaya Sita 1,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
-
Banjir Sebetis di Pemukiman Belakang Kantor Wali Kota Jaksel, Selalu Datang Setiap Hujan Deras
-
Resmi Gabung Dewan Perdamaian Besutan Trump, Prabowo Ungkap Harapan dan Tujuan Indonesia
-
Keluhan Wali Murid di SD Negeri: Ketika Les Berbayar Jadi Beban Psikologis Anak
-
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen