-
Menteri Kimi Onoda meminta maaf kepada rakyat karena terlambat rapat kabinet lima menit.
-
Penyebab keterlambatan adalah kemacetan total akibat kecelakaan lalu lintas yang tak terduga.
-
Aksi Onoda berlari menuju ruang rapat viral dan memicu diskusi tentang kedisiplinan Jepang.
Suara.com - Kimi Onoda yang menjabat sebagai Menteri Keamanan Ekonomi Jepang baru-baru ini menunjukkan sikap pertanggungjawaban publik yang luar biasa.
Pejabat tinggi negara ini menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Jepang karena sebuah keterlambatan kecil.
Ia diketahui tidak hadir tepat waktu dalam agenda rapat kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Momen memalukan bagi pejabat Jepang tersebut tertangkap kamera dan segera menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Warganet menyoroti dedikasi sang menteri yang tetap berusaha hadir meski waktu sudah menunjukkan keterlambatan lima menit.
Video yang beredar luas memperlihatkan politisi dari Partai Demokratik Liberal ini tergesa-gesa menuju lokasi pertemuan.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat pekan lalu itu merekam detik-detik Onoda turun dari taksi dengan sangat cepat.
Tanpa memedulikan citra formalnya, menteri berusia 43 tahun itu terlihat berlari kencang sambil menjinjing tas tangannya.
Ia harus melewati kerumunan jurnalis yang sedang bertugas di depan gedung pemerintahan demi mencapai ruang sidang.
Baca Juga: Istana Geser ke Hambalang? Prabowo Panggil Para Jenderal dan Menteri Rapat Maraton di Rumah Pribadi
Tampak seorang ajudan setia mencoba mengimbangi langkah cepat sang menteri yang sedang berpacu dengan waktu tersebut.
Laporan dari Daily Mail pada 7 Maret 2026 menyebutkan bahwa Onoda sempat menuruni anak tangga dengan sangat terburu-buru.
Di sisi lain, lensa kamera media berhasil mengabadikan suasana formal di dalam ruangan sebelum rapat dimulai.
Perdana Menteri Sanae Takaichi terlihat memasuki ruangan dengan suasana yang sangat khidmat dan tertata rapi.
Seluruh jajaran anggota kabinet yang sudah hadir tampak berdiri secara serentak sebagai bentuk penghormatan protokoler.
Mereka terlihat merapikan kancing jas masing-masing sesaat sebelum pemimpin pemerintahan mengambil posisi duduk di kursinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?