Suara.com - Bekas Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung akhirnya bisa menghirup udara bebas setelah pengajuan kasasi soal perkara korupsi BLBI dikabulkan Mahkamah Agung (MA).
Pantauan Suara.com, Arsyad keluar dari Rutan K-4 Cabang KPK, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019), sekitar pukul 20.15 WIB.
Arsyad tampak menggunakan baju koko berwarna putih dengan setelan peci hitam sempat mendatangi sejumlah kerabatnya dan kemudian menyapa awak media untuk mengekpresikan kebebasannya tersebut.
Dia pun mengaku bersyukur atas dikabulkannya gugatan yang dilayangkan ke MA.
"Saya mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Bahwa saya bisa diluar sekarang dan ini adalah satu proses perjalanan panjang. Saya terilhami dari perjalanannya Nelson Mandela dia nulis buku tentang long work to freedom perjalanan panjang untuk kebebasan," kata Arsyad.
Dia mengaku cukup bersabar untuk mengikuti proses hukum hingga akhirnya mengajukan kasasi untuk menolak putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang memperberat hukumannya.
"Perjalanan itu cukup panjang dan Alhamdulilah ya ini satu proses yang sudah saya ikuti. Bahwa dari Pengadilan Negeri saya ada proses hukum ada Pengadilan Tinggi kemudian saya ikuti proses di kasasi. Alhamdulillah yan kami mintakan dikabulkan dan ini adalah satu yang bersejarah," kata Arsyad.
Arsyad menyebut telah mengurus semua proses atas penerbitan Surat Keterangan Lunas kepada BDNI dan telah diaudit oleh BPK tahun 2006, yang ternyata merugikan keuangan negara.
"Jadi setelah selesai itu saya enggak tahu lagi tiba-tiba tahun 2017 jadi tersangka. Saya selalu kooperatif mengikutinya dan proses di PN ditahan 1 tahun 16 hari saya. Saya ikuti terus dan saya yakin memang ada titik diujung terowongan yang gelap. Akhirnya saya menemukan titik itu sendiri," tutupnya.
Baca Juga: KPK Klaim Terus Usut Kasus BLBI Meski MA Kabulkan Kasasi Syafruddin
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
-
Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!