Suara.com - Badai topan hebat terjadi di Yunani.
Badai besar bercampur es ini mengakibatkan enam wisatawan yang sedang menikmati liburan di Yunani tewas.
Dilansir Suara.com dari laman Independent, Jumat (12/7/19) badai terjadi paling parah di Halkidiki sejak Rabu malam.
Sebanyak tujuh orang tewas sedangkan 140 lainnya mengalami luka-luka akibat badai tersebut.
Pohon dan tiang roboh, kendaraan banyak yang terbalik, serta puing-puing bangunan berserakan di jalanan.
Dua turis lansia asal Ceko dikabarkan meninggal dunia usai angin kencang membuat kendaraan mereka terbalik.
Sementara itu, seorang anak laki-laki dan ibunya dari Romania diberitakan tewas usai tertimpa reruntuhan atap restoran.
Dua wisatawan asal Rusia juga meninggal dunia usai tertimpa pohon yang jatuh tak jauh dari hotel di mana tempat mereka menginap.
Satu jenazah pria juga ditemukan di tengah laut.
Baca Juga: Dampak Gelombang Panas, Akropolis di Yunani Ditutup
Setelah diselidiki, pria tersebut merupakan jenazah nelayan yang sudah lama hilang.
Pria berusia 62 tahun itu ditemukan oleh helikopter angkatan udara 6,8 mil di laut lepas pantai Yunani.
Salah seorang juru bicara pemerintahan bernama Stelios Petsas mengatakan bahwa 23 orang masih dirawat di rumah sakit sejak hari Kamis.
Salah seorang di antaranya ada yang dirawat secara intensif karena mengalami kondisi kritis.
Petugas pemadam kebakaran juga mengatakan bahwa mereka menerima lebih dari 1.200 permintaan bantuan termasuk di antaranya untuk menebang pohon tumbang dan memompa air.
Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis yang terpilih pada Minggu lalu segera menunjuk Michalis Chrisochoidis untuk memimpin upaya tanggap bencana tersebut.
Berita Terkait
-
Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi
-
Tak Perlu Terbang ke Malaysia, Cicipi Autentiknya Nasi Lemak hingga Char Kway Teow di Jakarta!
-
Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu
-
KPK Dalami Isi Komunikasi Antara Silmy Karim dan Bos Kampung Rusia
-
Sah! RI Bakal Impor 150 Juta Barel Minyak Rusia Lewat Lemigas Hingga Akhir 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya