Suara.com - Pemerkosaan dengan modus berkenalan lewat media sosial kembali terjadi. NMY, remaja berusia 16 tahun, diperkosa oleh pacarnya Jaya Permana (19), dan rekannya Syahnandi (22), di sebuah gubuk wilayah Reni Jaya, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Kejadian ini bermula saat NMY dan Jaya Permana berkenalan melalui media sosial Facebook. Kemudian, setelah saling kenal dan intens berkomunikasi, akhirnya NMY dan Jaya Permana berkomitmen untuk berpacaran.
Namun demikian bukan menjaga kehormatan sang pacar, Jaya Permana yang telah setahun berhubungan dengan NMY justru tega melakukan aksi biadab.
Kapolres Kota Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, saat itu NMY yang merasa telah memadu kasih dengan Jaya Permana tidak merasa curiga saat dibawa ke sebuah gubuk di bilangan Kota Tangerang Selatan.
"Korban saat itu dibawa ke sebuah gubuk. Karena mereka berpacaran, NMY tidak curiga," ujar Ferdy, di Mapolresta Tangsel, Selasa (16/7/2019).
Namun demikian, lanjut Fredy, saat berada di dalam gubuk, rupanya sang pacar sudah bersekongkol dengan rekannya Syahnandi. Saat itu Syahnandi sudah berada di dalam gubuk terlebih dahulu.
"Karena korban dan pelaku ini pacaran, korban tidak curiga saat dibawa ke gubug. Tetapi saat berada di dalam gubuk, rekan korban atas nama Syahnandi rupanya sudah menunggu," ucapnya.
Tidak banyak yang dapat dilakukan NMY ditempat yang jauh dari keramaian itu. Dirinya hanya bisa menerima dan pasrah atas perbuatan keji sang pacar yang menggilirnya bersama seorang temannya.
"Saat di gubuk, rekan pelaku malah melakukan persetubuhan pertama. Sementara pacar korban, Jaya Permana, kemudian melakukan aksi persetubuhan kembali terhadap korban secara bergantian," jelasnya.
Baca Juga: Bengisnya Tentara Sudan, Terungkap 70 Kasus Pemerkosaan Demonstran
Saat itu, lanjut Ferdy, korban tidak langsung melaporkannya pada keluarga. Kendati demikian Ferdy menjelaskan, aksi persetubuhan itu terungkap setelah kakak korban melaporkan peristiwa persetubuhan yang dialami adiknya, pada pertengahan Juni 2019.
"Setelah didalami dari keterangan kakaknya, korban mengakui kalau dia pernah disetubuhi di salah satu gubuk di Perumahan Reni Jaya, Pamulang," katanya.
Hal itu, kata dia, seusai dengan keterangan pelaku yang berhasil dibekuk tim dari PPA Polres Kota Tangerang Selatan. Saat itu pelaku mengaku mengawali perjumpaan saat kejadian di sebuah gubuk. Kata dia, Jaya Permana adalah pegawai laundry sementara temannya, Syahbudin bekerja sebagai penjual air minum dalam kemasan (AMDK).
Atas perbuatannya, pelaku Jaya Permana dan Syahbandi alias Dimas, terancam hukuman penjara penjara maksimal 15 tahun.
"Kedua pelaku dijerat pasal 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang persetubuhan. Sementara pengakuannya, korban dan pelaku tidak dalam pengaruh alkohol. Mungkin karena bujuk rayu atau ancaman yang dilakukan pelaku terhadap korban," jelasnya.
Kontributor : Muhammad Iqbal
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura