Suara.com - Rifqah Khairunnisa Takdir (23), penumpang KMP Kota Muna jurusan Kolaka ke Pelabuhan Bajoe - Bone, Sulawesi Selatan terjatuh ke laut di perairan Teluk Bone, Rabu malam (17/7/2019) sekitar pukul 21.00 Wita. Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.
Wanita asal Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, itu diduga terpeleset saat kapal Feri itu tengah berlayar.
"Iya benar kejadiannya seperti itu," kata petugas Mualim I Kapal Motor Penumpang (KMP) Kota Muna Wawan Darmawan yang sekaligus sebagai saksi mata, Kamis (18/7/2019).
Wawan menuturkan, wanita yang baru sebulan menikah dengan lelaki yang diketahui bekerja di Staf komisioner KPU Kabupaten Buton Tengah itu terpeleset dari atas kapal pada tengah malam, dimana kapal sedang berlayar.
Saat itu, lanjut dia, posisi kapal sedang berlayar kurang lebih 27 mill laut sebelum sampai Pelabuhan Bajoe, Sulsel.
"Sekitar 27 mill lagi, saat kita terima laporan ada yang jatuh," jelasnya seraya menambahkan.
Setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan pencarian sekitar satu setengah jam di lokasi tersebut.
"Kita kelilingi lokasi jatuhnya, tetapi tidak kita temukan, apalagi suasana gelap dan berombak," ungkapnya.
Bahkan, lanjut Wawan Darmawan, usai menurunkan penumpangnya di pelabuhan Bajoe, pihaknya kembali ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama tim SAR, namun korban juga tak ditemukan. (Antara)
Baca Juga: Tercebur ke Baskom Kuah Kari, Burung Camar Ini Dikira Satwa Eksotis
Berdasarkan informasi yang didapatkan korban menumpang KMP Kota Muna berangkat dari Pelabuhan Kolaka menuju Pelabuhan Bajoe bersama suami dan ibunya. Namun, di tengah perjalanan, dia terjatuh dari lambung kapal.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas Bone, Otoritas Pelabuhan dan Penyeberangan (OPP), Polairud, ASDP, SAR Brimob, Polsek Pelabuhan, Syahbandar, dan pihak perusahaan kapal masih melakukan pencarian dengan menggunakan perahu Basarnas dan kapal KMP Kota Muna. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!
-
Dari BoP sampai Perjanjian Dagang: Lawatan Prabowo ke AS Dianggap Tabrak Konstitusi, Ini Alasannya
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
-
Ketua Banggar DPR Kritisi Impor 105.000 Mobil Niaga dari India: Ancaman bagi Industri Dalam Negeri
-
PSI Gelar Mudik Gratis 2026: Siapkan 100 Bus untuk 5.000 Penumpang, Ini Cara Daftarnya!
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf