Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan pada tahun 2019 merupakan tahun dimana untuk pertama kali Lebaran Betawi diselenggarakan di Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Anies mengaku bersyukur dan bahagia lantaran Monas memiliki sejarah penting dalam kemerdekaan Indonesia.
Hal itu dikatakan Anies saat memberi pidato singkat dalam acara Festival Lebaran Betawi ke-12 di Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Menurut Anies, peserta dan warga yang hadir dalam acara tersebut menjadi saksi dimana pertama kali Lebaran Betawi diselenggarakan di Monas
"Alhamdulillah hari ini kita yang berada di tempat ini menjadi saksi pertama kalinya lebaran Betawi diselenggarakan di lapangan Monas tempat kita bersama," tutur Anies.
Berkenaan dengan itu, Anies lantas menceritakan bagaimana lapangan Monas yang dulunya bernama lapangan Ikatan Atletik Djakarta (Ikada) memiliki riwayat sejarah dalam kemerdekaan Indonesia. Ketika itu Anies mengatakan ada sebuah pertemuan Ikada dimana masyarakat Betawi berbondong-bondong hadir memenuhi lapangan untuk menyatakan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan atas kemauan segelintir orang saja melainkan kemauan seluruh rakyat Indonesia.
"Masyarakat Betawi berbondong-bondong datang di lapangan ini ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kemerdekaan bukan kemauan kelompok kecil, kemerdekaan adalah kemauan seluruh rakyat, dan siapa itu? Masyarakat Betawi yang melakukan di tempat ini," ujarnya.
"Kehadiran masyarakat Betawi pada waktu itu mengirimkan pesan kepada semua bahwa Indonesia merdeka bukan cita cita kelompok kecil tapi Indonesia bisa merdeka adalah cita cita seluruh rakyat. Alhamdulillah hari ini kita kembali menggunakan lapangan ini untuk kegiatan merayakan tradisi lebaran Betawi," imbuhnya.
Oleh karena itu, Anies mengungkapkan ketika Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Abraham Lunggana atau Lulung meminta izin untuk menggunakan lapangan Silang Monas untuk acara Lebaran Betawi dirinya pun langsung menyetujuinya.
"Waktu itu Pak Haji Lulung menyampaikan, saya bukan hanya menyambut baik, kita dukung agar Monas bisa menjadi tempat untuk kegiatan Lebaran Betawi," ungkapnya.
Baca Juga: Lebaran Betawi 2019 Hari Ini Berlangsung di Monas, Begini Lho Sejarahnya
Berita Terkait
-
Lebaran Betawi 2019 Hari Ini Berlangsung di Monas, Begini Lho Sejarahnya
-
Lebaran Betawi Berlangsung di Monas, Pengunjung Gratis Naik TransJakarta
-
Angkat Tema Persatuan, Pemprov DKI Kembali Gelar Lebaran Betawi
-
Sistem Parkir Terpusat di Ancol Dikeluhkan Pengunjung
-
Indonesia Bakal Kembangkan Mobil Listrik, Jokowi: Mau Tidak Mau
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek
-
Banjir Jakarta Mulai Surut, BPBD Sebut Sisa Genangan di 3 RT
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?