Suara.com - Meningkatnya angka perceraian yang terjadi di Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat disinyalir terjadi karena keberadaan media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Kepala Pengadilan Agama (PA) Lubuk Basung Laila Nofera Bakar seperti dilansir Covesia.com - jaringan Suara.com pada Rabu (24/7/2019).
Laila mengatakan untuk wilayah kerja PA yang meliputi empat kecamatan yaitu, Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara, IV Nagari dan Palembayan, tercatat dalam tiga tahun terakhir ada 811 permohonan cerai yang diajukan. Dari jumlah tersebut, lebih kurang 360 kasus karena pertengkaran antara suami istri yang disebabkan media sosial.
"Angka perceraian mengalami peningkatan tiap tahunnya, pada tahun 2017 permohonan cerai masuk sebanyak 275 kasus, pada tahun 2018 meningkat menjadi 308 kasus, dan hingga Juli 2019 ini sudah masuk 228 kasus, salah satu penyebab terbesar adalah tidak adanya kontrol diri dalam menggunakan media sosial," ujarnya saat di konfirmasi Covesia.com Rabu (24/7/2019).
Menurutnya hal itu tidak akan terjadi jika pasangan suami istri bisa membatasi diri. Lantaran melalui medsos, pasangan bisa bertemu dengan teman lama dan berkenalan dengan orang baru. Interaksi-interaksi yang dilakukan tersebut, jelas Laila, membuat hubungan jarak jauh bisa terasa dekat.
"Jika dilakukan secara terus menerus oleh lawan jenis bisa menimbulkan kedekatan yang bersifat negatif, serta kerahasiaan komunikasi pesan bisa menjurus kepada perselingkuhan, pengguna media sosial lebih leluasa bercerita, curhat masalah pribadi dan keluarga sehingga menemukan kenyamanan," lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakan Laila, keakraban di medsos akan menimbulkan hasrat ingin bertemu dengan lawan interaksi. Dari pertemuan ini, lanjutnya, bisa menimbulkan rasa suka yang terlarang.
"Meskipun tidak ada niat untuk selingkuh tingginya interaksi di Medsos bisa membuat kurangnya komunikasi dan keterbukan suami istri, hal itu juga bisa menimbulkan kecurigaan dan tidak adanya saling percaya," terangnya.
Menurut Laila, hal tersebut tidak akan terjadi jika ada rasa saling percaya dan keterbukaan antara suami-istri dengan memperbanyak berkomunikasi dengan keluarga serta diimbangi dengan belajar tentang agama.
Baca Juga: Song Joong Ki - Song Hye Kyo Resmi Cerai!
"Media sosial adalah wadah mempermudah komunikasi, jangan sampai kemudahan tersebut bisa menghancurkan rumah tangga, batasi wakru ber media sosial serta perbanyaklah berkomunikasi dengan pasangan," imbaunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat