Suara.com - Anggota Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, menembak mati pelaku perampokan yang sudah menjadi buronan sejak tahun lalu.
Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya di Martapura, Kamis, mengatakan Tamamuri (30), warga Desa Bumi Harapan, Kecamatan Teluk Gelam terpaksa dilumpuhkan karena melawan saat akan ditangkap.
“Bahkan yang bersangkutan sempat melepaskan tembakan ke arah polisi,” kata dia.
Erlin mengatakan tersangka diringkus Tim Gabungan Resmob Shadow Walet Polres OKU Timur dan Polsek Semendawai Suku III pada hari Rabu (24/7) sekitar pukul 17.00 WIB.
Ia mengatakan tersangka Tamamuri merupakan salah satu dari delapan (8) pelaku yang melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan terhadap korban, Lukman yakni warga Desa Mujo Rahayu, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur pada tahun lalu, dan korban Priyo Wicaksono (36) warga Desa Metro Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.
Tersangka Tamamuri bersama komplotannya, kala itu melancarkan aksinya pada 5 Juli 2018, sekira pukul 02.00 WIB di Desa Metro Rejo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur. Tamamuri dan komplotannya melancarkan aksinya ketika saat korban sedang memotong daging sapi bersama lima karyawannya.
Setelah menyelinap dari pintu gerbang yang tidak terkunci dan komplotan tersebut langsung menodongkan senjata api terhadap korban. Kemudian para pelaku mengikat korban dan langsung dibawa ke dalam rumah untuk menunjukkan tempat penyimpan harta benda korban.
Atas kejadian tersebut, korban kehilangan uang tunai sebesar Rp23 juta, 2 kalung emas, 1 cincin, 1 gelang emas, daging sapi seberat 5 kilogram, 1 unit CCTV, 1 unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX berikut dengan 1 lembar STNK asli dan sepeda motor Honda Verza. Total kerugian korban diperkirakan Rp 50 juta.
Sebelum meringkus Tamamuri, polisi pada Selasa (17/7) menangkap tersangka lainnya, Sarkowi Als Kowi. Atas informasi dari Sarkowi ini, polisi dapat menemukan persembunyian Tamamuri.
Baca Juga: Berkat Coretan Tangan Bocah, Perampokan Kelas Kakap Terungkap
Sementara ini dari delapan pelaku, sebanyak enam orang sudah ditangkap dan enam diantaranya ditembak mati. "Dua orang pelaku lainya, masih dalam pengejaran," kata Erlin.
Berita Terkait
-
Selamat Setelah Diikat, Aisyah Bikin Keok Perampok Pakai Obat Nyamuk
-
Disergap di Tempat Persembunyian, Pembunuh Pensiunan TNI AL Didor Polisi
-
Tewas Dihantam Linggis, Pensiunan TNI AL Ternyata Dibunuh Eks PRT
-
Pergoki Perampok saat Beraksi, Istri Pimpinan Muhammadiyah Tewas Kena Bacok
-
Kawanan Perampok Bengis Berkostum Kasir Minimarket Terhenti di Aksi ke-17
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!