Jokowi menjelaskan sampai saat ini belum ada satu partai politik pun yang menyampaikan ketertarikannya untuk meminang putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam kontestasi Pilwalkot Solo 2020 mendatang.
Jokowi mengaku menyerahkan sepenuhnya terkait keputusan tersebut kepada Gibran.
"Ada survei gitu aja pada bingung, heboh. Kalau saya ya saya serahkan ke anaknya saja. Orang tua itu hanya, sama waktu memutuskan jualan martabak itu ya silakan," terangnya.
Jokowi mengatakan bahwa dirinya demokratis, termasuk dalam memimpin keluarganya. Dia tidak mungkin memaksakan satu kehendak kepada anak-anaknya. Terlebih dalam hal politik.
Mengenai masa depan anak-anaknya, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing.
"Ada yang mutusin jualan pisang ya silahkan. Saya paksa pegang pabrik juga nggak mau. Dipaksa-paksa kalau nggak mau gimana. Saya itu demokratis," ungkapnya.
Yang paling penting menurut mantan Wali Kota Solo itu adalah, tanggung jawab dan kemandirian. Jokowi menekankan, bahwa dalam karir apapun tanggung jawab dan kemandirian harus menjadi kunci.
"Yang terpenting di setiap jabatan apapun, di setiap karir apapun adalah tanggung jawab. Kemandirian dan tanggung jawab," ucapnya.
Ditanya apakah sudah bertemu dengan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, Jokowi mengaku sampai saat ini belum ada pertemuan.
Baca Juga: Gibran Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo, Jokowi: Tanya ke Anaknya Saja
"Partai politik juga belum ada yang bertemu (minta izin)," sambungnya.
Gibran pun memberikan tanggapan namanya sebagai salah satu kandidat bakal calon Wali Kota Solo.
"Terimakasih sekali untuk warga Solo yang sudah memberi penilaian positif kepada saya. Pada intinya di keluarga saya, bapak, ibu itu sangat demokratis," kata Gibran saat ditemui di Solo Paragon Mall, Sabtu (27/7/2019) malam.
Suami Selvi Ananda itu menyampaikan, pada prinsipnya dirinya harus mandiri. Dia mencontohkan, seperti halnya dirinya terjun ke bisnis maka juga harus mandiri.
"Jadi kalau jadi pengusaha harus jadi pengusaha mandiri. Kalau jadi politikus jadi politikus mandiri. Bapak enggak pernah memaksa apa pun," tambahnya.
Termasuk dalam hal berpolitik, Gibran mengatakan, ayahnya tidak pernah mengarahkan dirinya harus ikut dalam partai politik tertentu. Semua pilihan diserahkan sepenuhnya kepada dirinya.
Berita Terkait
-
Gibran Ikut Pilwalkot Solo? Jokowi: Pegang Pabrik Juga Nggak Mau
-
Gibran Ikut Pilwalkot Solo? Jokowi: Saya Paksa Pegang Pabrik Juga Nggak Mau
-
Masuk Bursa Cawalkot Solo, Gibran: Kalau KPU Sudah Buka Kasih Tahu Saya
-
Pulang Kampung, Jokowi Langsung Ajak Jan Ethes ke Mal Beli Mainan
-
Gibran Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo, Jokowi: Tanya ke Anaknya Saja
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran
-
Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan