Suara.com - Sebuah cuitan di media sosial Twitter menampilkan sebuah kali atau sungai yang penuh sampah, yang disebut bernama Kali Bahagia, dengan disertai kalimat sindiran atau ejekan terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Benarkah isi cuitan tersebut?
"Ini lah contoh terbaik dari Gakbener DKI. Untuk para jajaran nya, yg lebih siap dan mahir merangkai kata, dari pada menciptakan kerja nyata!!! Udah bangun dari tidur panjang nya belon, ato masih molor," cuit akun Twitter tersebut, dengan menambahkan kalimat "Sampah di Kali Bahagia Bekasi Sepanjang 1,5 Km" sambil me-mention akun @aniesbaswedan dan @Kemendagri_RI.
Klaim yang Diperiksa
Benar atau tidaknya isi cuitan di media sosial tersebut, terutama kaitan antara gambar atau informasinya dengan narasi yang dicantumkan.
Penelusuran
Berdasarkan penelusuran, gambar atau foto dalam cuitan tersebut adalah benar adanya alias bukan rekayasa, lengkap dengan tanda air (watermark) nama media yang mempublikasikannya. Dan cukup dengan mencari kalimat terakhir dalam cuitan yang sengaja tidak mencantumkan URL itu, diketahui bahwa itu adalah judul berita Detik.com yang terbit pada 29 Juli 2019 lalu.
Pada berita itu memang terlihat foto yang sama, yang notabene menunjukkan tumpukan sampah memenuhi kali tersebut. Namun dengan membaca judulnya itu saja sebenarnya sudah diketahui bahwa kali yang dimaksud adalah sebuah sungai kecil di Bekasi.
Jika dibaca isinya lebih jauh, bahkan bisa diketahui lokasi persis dari gambar itu atau tepatnya keberadaan tumpukan sampah yang menjadi persoalan. Malah lebih jauh, masih dalam bagian berita itu, dijelaskan di mana hulu dan hilir dari Kali Bahagia tersebut.
"Kali Bahagia yang dipenuhi tumpukan sampah berada di wilayah RW 21, Jembatan Jalan Akses, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi," tulis berita tersebut. "Hulu Kali Bahagia ini ialah Kali Busa di Villa Indah Permai, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi dan hilirnya di Desa Setia Asih, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi," ungkap bagian lain beritanya.
Suara.com sendiri juga sebelum ini sudah pernah memuat setidaknya dua berita terkait sampah Kali Bahagia, baik yang ada di kawasan Bekasi Utara, maupun yang di wilayah Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan.
Untuk lebih memastikan lagi, bisa dilakukan penelusuran melalui Google, termasuk dengan Google Maps. Di mana antara lain didapat kepastian posisi kelurahan di mana kali penuh sampah itu berada, yang termasuk wilayah Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Artinya, kali itu bahkan bukan berada di wilayah Kota Bekasi yang notabene lebih dekat (berbatasan) dengan wilayah DKI Jakarta.
Baca Juga: CEK FAKTA: Akibat Blackout Massal, Ribuan TKA RRC Masuk Indonesia, Serius?
Kesimpulan
Meski gambarnya asli dan memang ada berita mengenai hal itu, cuitan ini tergolong hoaks karena disertai narasi yang tidak benar. Tidak ada hubungan antara Kali Bahagia dengan wilayah DKI Jakarta, apalagi kaitan masalah sampahnya dengan kinerja Gubernur DKI Anies Baswedan. Dengan pencantuman narasi yang disengaja (oleh penyebarnya) bahkan meski sudah tahu judulnya adalah "Bekasi", konten hoaks ini tergolong disinformasi, tepatnya bertipe konteks yang salah.
Penelusuran sekaligus debunking mengenai ini sebelumnya juga sudah dimuat situs Cekfakta.com di mana Suara.com ikut berkolaborasi, dengan versi lebih lengkap ada di Turnbackhoax.id.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing