Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan turut memperingati hari ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke 69 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke 57. Saat memberikan sambutan, Anies menyinggung permasalahan pemanfaatan ruang publik.
Anies menyebut penduduk DKI Jakarta berasal dari berbagai daerah. Karena itu, selain menghadirkan keberagaman, banyaknya penduduk itu juga menghadirkan hal lain yang membuat rumit menyangkut kemasyarakatan.
"Sisi lain, kita memiliki kompleksitas di dalam permasalahan menyangkut ketenteraman dan ketertiban," ujar Anies di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (7/8/2019).
Ia menyebut salah satu permasalahan yang hadir adalah persoalan masyarakat saat memanfaat ruang publik. Menurutnya masyarakat kerap menyalahgunakan ruang publik dalam kegiatannya seperti mencari nafkah.
"Ketidakdisiplinan masyarakat di dalam berusaha, di dalam mencari nafkah yang tidak selalu sesuai dengan Peraturan Daerah yang ada," jelas Anies.
Karena masih banyaknya penyalahgunaan itu, Anies meminta kepada para petugas Satpol PP dan Satlinmas untuk membantu menjaga fasilitas publik. Namun dalam menerbitkan masyarakat, Anies meminta petugas bekerja secara konstitusional atau sesuai aturan yang berlaku.
"Itu sebabnya kehadiran Satpol PP menjadi instrumental," pungkasnya.
Acara peringatan ulang tahun ini dihadiri oleh berbagai elemen di Jakarta. Di antaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Edi Pramono, Kepala Satpol PP, Arifin, Sekretaris Daerah Jakarta Saefullah, para Wali Kota dan Bupati di Jakarta, Perwakilan TNI, dan para petinggi internal Satpol PP.
Selain mendengar pidato dari Anies, ditampilkan juga sejumlah atraksi dari para petugas Satpol PP beserta kelengkapannya. Digelar juga acara musik hiburan untuk para petugas.
Baca Juga: Anies Larang Jual Hewan Kurban di Trotoar, Dicueki Pedagang
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!