Suara.com - Bermaksud melakukan kunjungan kerja ke beberapa kota di kotamadya Siltepec, Chiapas, berubah menjadi tegang. Pasalnya, warga setempat melakukan aksi penyanderaan dengan mengikat wali kota di alun-alun.
Pedro Damián González Arriaga melakukan kunjungan kerja ke kota La Laguna, antara lain untuk menilai kebutuhan konstituennya. Namun, penduduk setempat meminta tunjangan kesejahteraan dan paving dua kilometer jalan kota.
Sayangnya, González menjelaskan bahwa investasi semacam itu akan menyebabkan ketidakseimbangan dalam anggaran kota. Wali kota menawarkan untuk membuka satu kilometer jalan saja dan bekerja untuk mendapatkan sumber daya yang cukup untuk memenuhi tuntutan warga setempat.
González kembali ke kantornya tetapi diikuti oleh sekelompok penduduk yang tidak setuju dengan pernyataannya. Kemudian, kelompok itu menangkapnya dan setidaknya empat staf kota.
Kemudian mereka mengikat wali kota ke sebuah tiang di alun-alun utama Siltepec.
Dilansir dari Mexico Daily News, para pengunjuk rasa mengatakan kepada wartawan bahwa mereka muak dengan walikota yang dinilai telah gagal memenuhi komitmen yang dia buat saat kampanye. Salah satu janjinya adalah investasi dalam infrastruktur publik dan pengaspalan, di antara proyek pekerjaan umum lainnya.
Mereka juga menuduh González menggunakan uang publik untuk memperindah markas kota.
Kejadian ini bukan kali pertama. Sebelumnya, wali kota diperlakukan dengan cara yang sama sekitar tiga minggu lalu.
Bedanya, kali ini warga mengancam akan meningkatkan tindakan mereka dengan mencukur kepala sang wali kota "seolah-olah domba" dan mengaraknya di sekitar kota, jika ia gagal memenuhi permintaan mereka dan memenuhi janji yang dibuatnya.
Baca Juga: Vans Rilis Koleksi Sepatu yang Terinspirasi Pelukis Meksiko, Frida Kahlo
Berita Terkait
-
Sel Super Maksimum Bagi Gembong Narkoba Terkaya di Dunia
-
Laris Manis, Kamar Hotel Ini Habis Dipesan Cuma dalam Waktu 2 Menit
-
Sempat Jadi Ikon Dunia, VW Beetle Akhirnya Disuntik Mati
-
Urus Imigran Ilegal, Presiden Meksiko Jual Pesawat Kepresidenan
-
Dramatis, Sambil Diiringi Soundtrack Titanic Mall Mewah Ini Mendadak Banjir
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik