Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah turut berkomentar ihwal Taruna Akmil keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie yang diduga terpapar paham Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), menyusul beredarnya foto pria mirip Enzo tengah membawa bendera tauhid.
Tanggapan tesebut disampaikan Fahri melalui akun Twitter #Fahrihamzah saat mengomentari sebuah tautan berita terkait Enzo.
Fahri menilai bangsa Indonesia sekarang hanya berkutat pada persoalan ideologi atau paham yang dianggap terlarang, lantaran berbeda dengan ideologi Pancasila. Baru saja isu paham komunis meredup, kekinian justru berkembang paham khilafah melalui HTI.
"Habis Gelap Terbitlah Terang. Habis Orba terbitlah Reformasi. Habis #BersihDiriPKI terbitlah #TerpaparHTi. Muter-muterlah bangsaku," tulis Fahri seperti dikutip Suara.com, Kamis (8/8/2019).
Sebelumnya, TNI juga sudah angkat bicara terkait beredarnya informasi dan foto pria mirip Enzo yang membawa bendera tauhid di media sosial.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi menegaskan, jika Enzo Zenz Allie tidak terpapar radikalisme. Musababnya, setiap Taruna Akmil yang hendak mendaftar harus melaui serangkaian seleksi. Salah satunya seleksi mental ideologi.
"Tidak. Kami kan ada sistem seleksi yang berbeda dengan seleksi orang mau kerja shiftsiang shift malam. Ini untuk megang senjata dia. Jadi sudah selektif," ujar Sisriadi saat dikonfirmasi, Rabu (7/8/2019).
Sisriadi menerangkan, selain harus menajalani serangkaian seleksi, calon taruna Akmil juga dipantau media sosialnya. Dirinya mengatakan jika Enzo telah menjalani serangkaian seleksi.
"Dalam sistem seleksi TNI ini, kami ada namanya seleksi mental ideologi. Itu seleksi yang pertama ada pertanyaan tertulis, kami juga telusuri aktivitas dia di media sosial, terus diadakan wawancara," kata dia.
Baca Juga: Gonjang-Ganjing Enzo Alie, dari Dugaan HTI hingga Ancaman Dipecat
"Jadi itu sudah kami lakukan semua. Kalau masalah terpapar itu banyak orang terpapar. Mungkin mereka memberikan pendapat-pendapt tentang apa gitu," sambungnya.
Meski demikian, kata Sisriadi, pihaknya akan tetap membuktikan kebenaran ihwal foto Enzo di media sosial. Andai kata hal tersebut benar, pihaknya akan memberikan perhatian khusus, yakni sistem deradikalisasi.
"Kami buktikan dulu dia (Enzo) terpapar atau tidak. Nanti kami dalami, andai kata iya ya, kami berikan perhatian khusus. Kami kan punya sistem deradikalisasi," jelasnya.
Berita Terkait
-
Gonjang-Ganjing Enzo Alie, dari Dugaan HTI hingga Ancaman Dipecat
-
Ramai Diberitakan Terpapar HTI, Kepala SMA Al Bayan: Enzo Jelas Pancasilais
-
Kepala SMA Merinding Dengar Kemauan Terpendam Enzo Zenz Allie di Pesantren
-
Ini Usaha Enzo yang Sempat Kesulitan Berbahasa Indonesia Saat Awal SMA
-
Kepala Sekolah Beberkan Sosok Enzo Taruna Akmil Keturunan Prancis
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan