Suara.com - Terpidana kasus penganiayaan Habib Bahar bin Smith resmi dieksekusi dan menjadi warga binaan Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sejak Kamis (8/8/2019). Ia bersama dua muridnya yakni Basit dan Agil dipindah setelah menghuni Rutan Mapolda Jawa Barat.
Tak berapa lama usai Habib Bahar menjani warga binaan di Lapas Cibinong, beredar foto di media sosial yang menyebut Habib Bahar 'bonyok' digebuki di dalam sel. Foto tersebut memperlihatkan muka Habib Bahar terlihat memar, tepatnya di bagian mata sebelah kiri. Foto tersebut tersebar di sejumlah grup Facebook. Lantas benarkah informasi tersebut?
Salah satu grup Facebook yang terdapat foto Habib Bahar adalah grup Media Politik Indonesia. Foto tersebut diunggah di grup tersebut oleh rakun Facebook bernama Eyis Resmawati.
Dalam unggahannya itu, akun Eyis Resmawati menulis: "Eng I eng katanya Kampret Bahar keturunan baginda. Baginda mana ya..? Akhirnya bonyok" mukanya"
Di bagian foto yang diunggah tersebut juga tertulis "Alhamdulillah, dapat info gembira, Bahar Babi Smith Di gebukin napi di dalam sel. Rasain.!"
Hingga bidik layar terakhir diambil, postingan di grup Facebook itu telah dipenuhi oleh 601 komentar dan 29 kali dibagikan.
Penjelasan:
Dari penelusuran Suara.com di akun Twitter resmi Kementerian Hukum dan HAM RI di akun @Kemenkumham_RI membenarkan terpidana Habib Assayid Bahar bin Smith dkk telah dieksekusi di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Kamis (08/08/2019).
Pihak lapas telah menerapkan proses penerimaan dan program pembinaan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Fenomena Aneh Ini Terekam Video saat Gempa Banten?
Akun Kemenkumham juga memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebutkan Habib Bahar bonyok digebuki di dalam sel.
"Selamat siang #SahabatPengayoman, Yomin mau memberikan klarifikasi terkait dengan informasi yang menyebutkan bahwa Habib Assayid Bahar bin Smith mengalami penganiayaan di Lapas Kelas IIA Cibinong. Silakan disimak informasinya ya #KamiPASTI #KolaborasiBerkinerja," cuit Kemenkumham di Twitter.
Dalam klarifikasi itu, Kemenkumham menjelaskan, Pada saat masuk ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Habib Bahar ditempatkan di kamar hunian khusus mapenaling (masa pengenalan lingkungan) bersama dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang lainnya.
Sejak Sabtu (10/8/2019), Habib Bahar telah diizinkan menerima kunjungan dari keluarga dan kerabatnya sesuai dengan aturan dan prosedur yg berlaku.
"Lapas Kelas IIA Cibinong memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua WBP, termasuk kepada Habib Bahar," tulis Kemenkumham di Twitternya.
Tak lupa, Kemenkumham juga mengunggah video berdurasi 1 menit 14 detik yang memperlihatkan kondisi Habib Bahar terkini, tepatnya hingga Selasa (13/8/2019). Sang habib tampak tengah duduk dikelilingi sejumlah orang yang tengah mengunjunginya di dalam lapas.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Fenomena Aneh Ini Terekam Video saat Gempa Banten?
-
CEK FAKTA: Sampah Kali Bahagia Terkait Kerja Gubernur Anies Baswedan?
-
Resmi Jadi Tahanan Lapas Cibinong, Habib Bahar Sempat Merokok saat Tiba
-
CEK FAKTA: Akibat Blackout Massal, Ribuan TKA RRC Masuk Indonesia, Serius?
-
CEK FAKTA: Tirto Bikin Artikel Megawati Sebut Alien Ingin Dipimpin Jokowi?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa