Suara.com - Siapa yang sanggup menolak tawaran pergi berlibur ke pantai? Bukan hanya menyuguhkan panorama yang memanjakan mata, Anda juga bisa bermain pasir pantai sambil menikmati hangatnya mentari.
Namun, beberapa waktu lalu ada pasangan turis asal Perancis yang terancam dipenjara usai menikmati liburan ke pantai di wilayah Sardinia, Italia.
Masalahnya, pasangan turis tersebut dilaporkan mencuri 40 kilogram pasir pantai ketika berlibur di Sardinia.
Dilansir Suara.com dari laman The Sun, Selasa (20/8/19) pasir pantai tadi dimasukkan ke dalam 14 botol plastik oleh pasangan turis tersebut.
Tak butuh waktu lama, polisi segera menghentikan pasangan turis tadi ketika keduanya hendak naik ke kapal feri menuju Toulon, Perancis.
Pasangan turis tadi mengelak ketika dituduh mencuri pasir pantai.
Mereka mengaku tidak tahu jika membawa pasir pantai sebagai suvenir di Sardinia termasuk pelanggaran hukum kriminal.
Akibat insien pencurian pasir pantai tadi, kedua turis tersebut terancam hukuman penjara selama enam tahun lamanya.
Deretan pantai di Italia begitu digemari oleh wisatawan karena memiliki pasir putih dan air laut jernih.
Baca Juga: Gara-gara Popok Bekas, Pantai Ini Terpaksa Ditutup untuk Sementara Waktu
Tetapi seiring berjalannya waktu, penduduk setempat mengeluh bahwa mereka banyak melihat turis mencuri pasir pantai dari wilayah Sardinia.
Beberapa ton pasir bahkan dipindahkan dari beberapa pantai yang berlokasi di Sardinia.
Menurut penduduk lokal, sebanyak 200 kilogram pasir pantai di Sardinia dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Beruntung, pelaku pencurian pasir tadi telah tertangkap dan berhasil diberhentikan sebelum meninggalkan pantai.
Beberapa sumber juga mengatakan bahwa pasir pantai tadi kerap dijual melalui situs eBay.
Sardinia bukan satu-satunya wilayah yang berusaha melindungi pantainya.
Awal tahun ini, sejumlah pantai di wilayah Gran Canaria juga melarang keras turis membawa pasir sebagai suvenir.
Orang yang ketahuan nekat membawa pasir pantai di wilayah tersebut akan dikenai denda hingga hukuman penjara.
Berita Terkait
-
Modus Beli Nasi Padang, Komplotan Maling Gondol Motor Pegawai Warung di Cilincing
-
Eks Rider MotoGP Puji Aksi Veda Ega Pratama di Sirkuit Mugello: Balapan Sangat Kacau
-
Kevin De Bruyne Blak-blakan Kecewa dengan Antonio Conte
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi