Suara.com - Meskipun pantai merupakan tempat umum, ada baiknya kita tetap menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan saat berkunjung. Bicara soal pantai, belum lama ini ada kejadian yang membuat banyak warga Filipina geram.
Dikutip Suara.com dari laman Ladbible, Senin (19/8/9), beberapa waktu lalu ada seorang turis tertangkap kamera sedang berusaha mengubur popok bekas di Pantai Boracay, Filipina.
Saksi mata yang merekam kejadian itu juga melihat ada wanita lain sedang membasuh anaknya di pantai.
Dalam video yang beredar, tampak jelas bahwa turis berbaju merah tergesa-gesa menyembunyikan popok bekas itu ke dalam pasir.
Video tersebut mendadak viral dan mengundang perhatian pihak berwenang serta pengelola pantai.
Akibat kejadian menjijikan itu, pihak berwenang kabarnya telah menutup beberapa bagian dari Pantai Boracay.
Penutupan dilakukan selama tiga hari guna pembersihan Pantai Boracay secara keseluruhan.
"Kami telah menutup pantai untuk sementara waktu untuk melakukan pembersihan, dan mencari tempat di mana popok milik turis tersebut disembunyikan," ungkap Natividad Bernardino, manajer umum Boracay Interagency Rehabilitation Group kepada ABS CBN.
"Kami berecana untuk membagikan pamflet melalui maskapai tentang hal apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh turis di pulau itu. Terutama tentang cara yang tepat untuk membuang sampah dan kebijakan dilarang buang air besar di Pantai Boracay," imbuhnya.
Baca Juga: Mendengar Alunan Pasir Bernyanyi di Pantai Basin Head Kanada
Penyelidikan tengah dilakukan untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang nekat membuang popok bekas itu di pantai.
"Siapa pun pelanggarnya, entah itu turis atau warga Filipina, mereka harus ditegur dan ada hukuman di dalamnya," ungkap Romulo-Puyat selaku sekretaris pariwisata
"Untung ada orang Filipina yang sadar dan ingin menjaga Pantai Boracay tetap bersih. Jika mereka melihat kesalahan, laporkan kepada kami sehingga kami bisa menegur mereka dengan cepat. Sungguh kami tidak bisa mentolerir aksi ini," tambahnya.
Banyak warga Filipina yang mengecam aksi menjijikan turis kubur popok bekas di pantai itu.
"Pulau itu memiliki tempat sampah yang ditempatkan di sepanjang pantai dan mereka memilih untuk menguburnya dalam pasir?" sebut salah seorang warganet.
"Mereka hanya bertindak seolah-olah mereka tak dengar dan kembali ke air untuk membasuh anak itu," ungkap warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Wajib Coba! 5 Restoran Chinese Food di PIK untuk Rayakan Imlek
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Niat Cari Jajanan Kaki Lima, Turis di Tailan Malah Disuguhi Makanan di Acara Duka
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga