Suara.com - Hendi Wijaya (27), suami Winda Dwi Lestari (23) wanita hamil korban kedua vitamin B6 kedaluwarsa kesal kepada pihak Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kesal yang dirasa Hendi dan keluarga tak main-main, lantaran kehadiran sang anak dalam kandungan Winda telah diharapkan sejak tiga tahun lalu mereka menikah.
Hendi menuturkan dirinya menikah dengan Winda pada tahun 2016 lalu. Selama hampir tiga tahun barulah mereka dikaruniai seorang anak yang kekinian tengah dalam kandungan.
Kejadian yang terjadi akibat kelalaian pihak Puskesmas Kamal Muara pun sontak membuat Hendi dan keluarga geram. Sebab, kehadiran sang jabang bayi itu merupakan berkah atas doa keluarga mereka.
"Orang tua saya sempat kesal karena ini yang diharapkan banget dari doa-doa orang tua saya, ya intinya dia kesal kok kenapa bisa terjadi kaya gini," kata Hendi saat dihubungi Suara.com pada Kamis (22/8/2019).
Hendi merasa bersyukur sang calon anak yang tengah dikandung istrinya itu kekinian baik-baik saja, meski sempat khawatir lantaran mengkonsumsi vitamin B6 kedaluwarsa akibat kelalaian Puskesmas Kamal Muara.
"Alhamdulillah kondisi tadi diperiksa sama dokter kondisi janinnya itu alhamdulillah semuanya sehat dan ibunya juga sehat," ucapnya.
Meksi pihak Puskesmas Kamal Muara telah bertemu dengan pihak keluarga dan berjanji akan bertanggungjawab hingga kelahiran sang anak, Hendi mengatakan terkait persolan hukum sepenuhnya diserahkan kepada kuasa hukumnya. Hendi juga berharap pihak Puskesmas Kamal Muara lebih meningkatkan profesionalitasnya dalam melayani masyarakat.
"Saya sih udah katakan kepada pihak Puskesmas yang datang ke rumah saya saya berharap pertanggungjawaban terhadap istri saya, kedua lebih ditingkatkan kembali kinerja dari pekerja yang ada di puskesmas agar tidak terjadi kembali," katanya.
Baca Juga: Ini Korban Kedua Pemberian Obat Kedaluawarsa di Puskesmas Kamal Muara
Untuk diketahui, Puskesmas Kamal Muara kekinian tengah menjadi sorotan. Puskesmas Kamal Muara menjadi sorotan setelah diketahui memberikan vitamin B6 kedaluwarsa kepada dua wanita hamil bernama Novi Sriwahyuni (21) dan Winda. Kekinian kasus tersebut pun tengah diproses oleh Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus