Suara.com - Jokowi Dinilai Santai soal Kerusuhan di Papua, Moeldoko Semprot Fadli Zon
Kepala Staf Kepresiden Moeldoko ikut menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak serius dalam menangani akar permasalahan kerusuhan di Papua.
Moeldoko pun mempertanyakan pernyataan Fadli Zon apa indikator bahwa pemerintah tidak serius menangani persoalan kerusuhan di Papua.
Sebab kata Moeldoko, yang ditangani Jokowi soal kerusuhan di Papua adalah persoalan holistik.
"Indikatornya itu apa , Pak Jokowi menangani kerusuhan di Papua itu bukan by case ini kan case, tapi yang ditangani pak Jokowi dalam konteks Papua adalah persoalan yang holistik," ujar Moeldoko di Istana Negara, Jumat (23/8/2019) malam.
Ia pun menyarankan kepada Politisi Partai Gerindra itu tidak melihat satu indikator. Namun kata Moeldoko, Fadli perlu melihat indikator-indikator keberhasilan kemajuan di Papua secara keseluruhan
"Jadi dia jangan melihatnya satu indikator, lihat indikator -indikator keberhasilan kemajuan di papua secara keseluruhan kan begitu," tandasnya
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai Presiden Joko Widodo tidak serius dalam menanganai akar masalah kerusuhan di Papua.
Ia menilai pernyataan Jokowi yang meminta warga Papua bersabar dan saling memaafkan pasca-kerusuhan di Papua (Manokwari) adalah pernyataan yang komprehensif.
"Saya justru tidak terlalu melihat pernyataan Presiden kemarin itu tidak terlalu serius. Ya maaf-maafkan saja sudah seperti pernyataan Lebaran. Pernyataan itu tidak komprehensif," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).
Baca Juga: Moeldoko: Sudah Ada Petunjuk dari Para Pejabat, Tindak Tegas Aparat Rasis!
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan