Suara.com - Panitia Seleksi KPK menggelar tes uji publik dan wawancara bagi 20 capim KPK di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).
Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih menyebyt ada sekitar 7 capim KPK yang terlebih dahulu dilakukan uji wawancara.
"Hari ini 7 peserta sedang di karantina. Jadi selamat kepada 20 peserta akan mengikuti tahap akhir wawancara dan uji publik," kata Yenti Ganarsih di Gedung Setneg, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).
Yenti menyebut 20 peserta akan diberi waktu selama kurang lebih 60 menit untuk menjawab pertanyaan yang diajukan panelis dan pansel KPK.
Untuk Pansel KPK yang terdiri dari 9 anggota akan mendapatkan maksimal waktu 40 menit. Sedangkan dua panelis perwakilan masyarakat yakni Meutia Gani, pakar Sosiologi dan Luhut Pangaribuan, ahli pidana mendapatkan waktu 20 menit.
Untuk 7 peserta awal yang akan mengikuti tes uji publik dan wawancara yakni :
- Wakabareskrim Irjen Anton Novambar
- Dosen Sespim Polri Brigjen Bambang Sri Herwanto
- Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri
- Komisioner KPK Alexander Marwata
- Karyawan BUMN Cahyo R.E Wibowo
- Auditor BPK I Nyoman Wara
- Penasihat Menteri Desa Jimmy Muhammad Rifai Gani
Berita Terkait
-
KPK Minta Pansel Tahan Kritikan dan Fokus Pilih Capim Terbaik
-
Penasihat KPK Tsani Annafari Ancam Mundur, Alexander Marwata: Itu Hak Dia!
-
Usai Tes Kesehatan Capim KPK, Alexander Marwata Berharap Hasilnya Baik
-
Jokowi Diminta Ganti Tiga Pansel KPK, Nasdem: Pansel Tak Ada Cacat
-
Hendardi ke Penasihat KPK: Tak Usah Ancam-ancam, Mau Mundur Silakan Saja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT