Suara.com - Seorang wanita yang melahirkan sendirian di sel penjara menuntut Kota Denver, Colorado, AS, setelah petugas dan perawat diduga mengabaikan permintaannya untuk dibantu dalam proses melahirkan yang berlangsung selama lima jam itu.
Rekaman CCTV yang dirilis oleh pengacaranya menunjukkan Diana Sanchez, nama wanita itu, berbaring di kasur yang sempit sambil menangis kesakitan, lalu melepas celananya dan melahirkan bayi laki-laki pada 31 Juli 2018.
Sebelum melahirkan, pembalut penyerap diselipkan di bawah pintu selnya untuk diletakkan di tempat tidur sekitar 45 menit sebelum ia melahirkan. Setelah melahirkan, seorang pria perawat masuk dan mengambil bayinya.
"Menggolongkan tindakan itu sebagai perawatan medis adalah sebuah lelucon," kata pengacara Sanchez, Mari Newman. Ia menambahkan bahwa toilet terbuka yang tak jauh dari tempat Diana melahirkan dibuat mati lampu oleh Kota Denver.
Diberitakan CBS News, gugatan federal yang diajukan pada Rabu (28/8/2019) mengatakan bahwa petugas penjara "dengan kejam memilih kenyamanan daripada belas kasih" karena tidak menelepon ambulans setelah air ketuban Diana pecah dan dia berdarah.
Disebutkan bahwa sebuah van telah diminta untuk membawa mengantar Diana ke rumah sakit. Namun, menurut gugatan, petugas penjara tahu, kendaraan tersebut baru akan tersedia setelah berjam-jam sampai proses pemesanan di pagi hari selesai.
Selain itu, melalui gugatan, pihak Diana mengatakan, tidak ada perawat yang mengeringkan atau menghangatkan bayi atau membersihkan lendir dari mulutnya selama beberapa menit dan bahwa perawat penjara tidak memiliki peralatan untuk memotong tali pusat bayi, yang akhirnya dipotong 15 menit setelah bayi lahir ketika petugas pemadam kebakaran tiba.
Kepolisian Denver mengatakan, Kamis (29/8/2019), bahwa mereka telah mengubah kebijakan supaya narapidana hamil yang berada dalam tahap persalinan segera dibawa ke rumah sakit.
Sebelumnya, keputusan untuk memindahkan narapidana hamil diserahkan kepada perawat, tetapi kini para petugaslah yang berwenang untuk memanggil ambulans.
Baca Juga: Dokter Cantik Menyusui Bayi Malang karena Ibunya Koma Setelah Melahirkan
Berita Terkait
-
Niat Romantis Antar Istri di Bandara, Pria Ini Malah Kena Hukuman Penjara
-
Vanessa Angel Ngambek, Warganet Tak Jadi Beliin Permen Susu
-
Ketangkap Mencuri untuk Biaya Nikah, Aris Ijab Kabul di Tahanan
-
Jadi Penagih Hutang, Eks Juara Dunia Moto3 Ini Berurusan dengan Polisi
-
Penahanan Tangan Kanan Eks Bupati Labuanbatu Ditambah Selama 40 Hari
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Iran Jadikan Umat Islam Timteng Intel Pembocor Markas AS dan Israel Biar Bisa Dibom
-
Dikabarkan Melarikan Diri, Benarkah Netanyahu Kabur ke Berlin dan Sembunyi di Bungker Jerman?
-
Khoirudin di HUT ke-12 Suara.com: Terus Semangat Menghadirkan Informasi yang Jernih dan Berkualitas
-
Borok Israel Terungkap, Rezim Zionis Diduga Tutup-tutupi Kehancuran dan Korban Jiwa Serangan Iran
-
Eks Jenderal AS Ungkap Bahaya Nyata Ranjau Iran bagi Kapal Tanker di Selat Hormuz
-
Persija Mulai Rancang Skuad Musim Depan, Bepe Bocorkan Nasib Para Pemain
-
Mayoritas Pemudik Pakai Mobil Pribadi, Bagaimana Kesiapan Ruas Jalan Tol dan Non Tol?
-
Dicap Pengkhianat, 5 Pemain Timnas Putri Iran Dapat Visa Australia
-
Pengusaha Keluhkan Ormas Minta THR, Polri Turun Tangan Cari Bukti
-
Ironi! Pilot Perempuan Israel Dianggap Simbol Feminisme, Ribuan Wanita Gaza Berjuang Hidup