Suara.com - Seorang bayi ditemukan merangkak sendirian di pegunungan Nausori Highlands, Fiji negara terpencil di Samudera Pasifik belum lama ini.
Seorang pejalan kaki yang sedang melintas langsung menyelamatkan bayi malang itu dan melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian.
Dari proses penyelidikan, tak jauh dari lokasi kejadian ditemukan lima orang tewas yang merupakan anggota keluarga bayi pada (26/8/2019). Kelimanya terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.
Mereka meninggal secara tidak wajar, tapi dari hasil pemeriksaan postmortem lima jasad itu, mereka diduga mengonsumsi zat berbahaya hingga tewas.
Kepolisan setempat menambahkan, petugas sedang melakukan tes lanjutan di laboratorium kimia milik polisi Fiji di Nasova.
Sampai sekarang polisi masih mengumpulkan informasi tentang identitas para korban dengan melibatkan penduduk setempat. Mereka juga menanyai seorang pria yang diduga kenal dengan keluarga bayi.
Sementara bayi yang hidup sendirian dilarikan ke rumah sakit Lautoka untuk mendapatkan perawatan medis.
Kisah penemuan bayi ini diunggah akun Facebook Fiji Police Force dan mengundang simpati dari warganet. Hingga kini, unggahan itu telah dibagikan sebanyak 1.300 kali.
Dalam unggahan terbaru, tampak sejumlah petugas kepolisian masih menyisir pegunungan Nausori Highlands, Fiji untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Dokter Cantik Menyusui Bayi Malang karena Ibunya Koma Setelah Melahirkan
Berita Terkait
-
Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
5 Rekomendasi Bedak Dingin Bayi yang Nyaman
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor