Suara.com - Aulia Kesuma mengaku berkenalan dengan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), suami yang dibunuhnya, di sebuah situs pertemanan bernama Tagged.
Dalam wawancaranya di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Selasa (3/9/2019), Aulia mengaku pertama kali dengan suaminya di situs Tagged.
"Di Tagged, boleh buka di www.tagged.com, tapi Pak Edi selalu bicara sama keluarga sama teman-temannya ketemu saat lagi kerja," jawab Aulia Kesuma saat ditanya ketemu di mana dengan Pak Edi.
Tahukah kamu apa itu Tagged? Tempat berseminya cinta Aulia dengan Edi Chandra, suami yang dibunuh dan dibakarnya.
Tagged adalah sebuah platform media sosial berbasis pertemanan online yang dapat mempertemukan penggunanya di dunia maya.
Namun di Tagged, penggunanya dapat melakukan penelusuran profile berdasarkan lokasi terdekat, umur, dan kategori lainnya.
Sama seperti media sosial lainnya, di Tagged jika pengguna telah saling berteman bisa saling mengirimkan pesan atau chatting.
Di media sosial ini, pengguna juga dapat membagikan tag hingga hadiah virtual. Juga tersedia banyak permainan yang bisa mempertemukan sesama penggunanya.
Pada awal peluncurannya, Tagged lebih dikenal sebagai media sosial dating karena itu banyak yang mencoba peruntungan mencari pasangan.
Baca Juga: Pengakuan Aulia, Sebelum Berhubungan Intim Dengan Edi, Nonton Video Porno
Tagged sendiri didirikan pada 2004 oleh Greg Tseng dan Johann Schleier-Smith. Keduanya awalnya ingin membuat platform semacam Yahoo untuk remaja.
Puncak pertumbuhan media sosial ini diawali pada 2009, setelah pada 2008 Tagged digandeng Microsoft sebagai partner media sosial mereka bersama Facebook, LinkedIn, Bebo, dan hi5.
Puncaknya pada 2011 Tagged mengklaim telah mendapatkan 300 juta pengguna. September 2011 diklaim ada 5,9 juta pengguna aktif di Amerika Serikat dan 18,6 juta secara global.
Saat ini Tagged dimiliki If(we) yang tergabung dalam The Meet Group, perusahaan media sosial yang berbasis di San Francisco, California, Amerika Serikat.
The Meet Group selain menangani Tagged, juga membawahi Hi5.com, dan Nod, sebuah aplikasi chatting berbasis animasi di iOS.
Layanan Tagged sendiri tersedia tidak hanya versi web saja. Namun juga menghadirkan aplikasi mobile ke iOS maupun Android.
Berita Terkait
-
Istri Bakar Suami dan Anak Tiri, Berawal dari Aplikasi Kencan
-
Pengakuan Aulia, Sebelum Berhubungan Intim Dengan Edi, Nonton Video Porno
-
Usai Membakar Suami dan Anak Tirinya, Tersangka Aulia: Alhamdulillah
-
Bakar Suami dan Anak, Aulia Kesuma Meniru Adegan Sinetron?
-
Aulia Akui Terinspirasi Adegan Sinetron, Bakar Mobil dan Dorong ke Jurang
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya