Suara.com - Wacana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin memfasilitasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di trotoar menuai polemik dari berbagai pihak. Salah satunya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Juru Bicara DPP PSI bidang Lingkungan Hidup dan Perkotaan, Mikhail Gorbachev, menganggap Anies memberikan solusi dengan menambah masalah. Mikhail menilai kebijakan mengizinkan PKL berdagang di trotoar tidak membuat kondisi ekonominya membaik. Menurutnya hal itu justru mendatangkan masalah lainnya karena berdagang di trotoar.
"Pak Anies ini memberi solusi yang bukan solusi gitu ya. Bagi kita jadi mengatasi masalah dengan masalah misalnya, membiarkan teman-teman PKL tetap di jalan Pedistrian," ujar Mikhail di Creative Hub #TemenanLagi, Kantor Yayasan Madani Berkelanjutan, Pejaten, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).
Menurut Mikhail, Anies seharusnya bisa memberikan solusi lain untuk PKL berjualan. Salah satunya adalah dengan membuatkan lokasi khusus yang terpusat bagi PKL.
"Pak Anies belum mengeluarkan jurus terhebatnya, kalau dia keluarin itu PKL bisa di Central-kan, sehingga mereka juga nyaman enggak perlu lari-larian Satpol PP jadi mereka juga nyaman," kata Mikhail.
Ia menyebut masalah yang muncul jika PKL berdagang di trotoar adalah seperti masalah pembuangan limbah, kelistrikan, dan kenyamanan PKL. Menurutnya PKL harus diberikan fasilitas yang memadai.
"Infrastruktur pedestrian tidak ada untuk buangan mereka. Diaturnya juga susah, listriknya biasanya kita lihat akhirnya jadi nyambung kabel dan itu kan berbahaya sekali," jelasnya.
Rencana tersebut, kata Mikhail, juga akan menambah masalah bagi pejalan kaki dan PKL. Kedua pihak itu nantinya akan merasa memiliki hak dalam menggunakan trotoar.
"Pak Anies ini kan seperti membiarkan pedagang sama pengguna jalan berantem 'ya dah lu berantem aja deh, dua-duanya gua perbolehkan'," pungkasnya. (Shifa Audia)
Baca Juga: Sindir Anies, Ferdinand Demokrat: Atasi Polusi Tak Perlu Belajar ke Denmark
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda