News / Nasional
Senin, 09 September 2019 | 16:02 WIB
Gubernur Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, Hideaki Ohmura. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Gubernur Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, Hideaki Ohmura, menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019). Dalam kesempatan itu, Hideaki menyampaikan keinginannya kepada JK agar Indonesia membuka Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Nagoya, ibu kota Prefektur Aichi.

Hideaki mengatakan kedatangannya ke Indonesia terhitung untuk yang kelima kalinya. Salah satu hal yang ia sampaikan ialah keinginan dibangunnya Kantor Konsulat Jenderal di Nagoya.

"Bahwa dibukanya perwakilan kedutaan besar Indonesia atau konsulat di Nagoya. Karena saat ini baru ada dua KBRI di Tokyo dan Konjen nya di Osaka. Agar yang ketiga ditempatkan di Nagoya," kata Hideaki.

Keinginan Hideaki itu bukan tanpa alasan. Ia menjelaskan bahwa 252 perusahaan dari Prefektur Aichitelah melakukan investasi di Indonesia. Selain itu, juga setidaknya ada 7 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) yang tercatat bermukim di Aichi.

Untuk menjaga keharmonisan daripada hubungan ekonomi antara Aichi dengan Indonesia, maka pihaknya mengajukan permintaan tersebut.

"Berkaitan dengan hal tersebut satu request yang sudah disampaikan secara resmi melalui surat yang ditandatangan saya sendiri dengan pimpinan dunia usaha yang ada di perfektur Aichi," ujarnya.

Selain itu, Hideaki juga menyampaikan bahwa Indonesia pernah mewujudkan keinginannya untuk membuka jalur maskapai Garuda Indonesia dari Jakarta ke Chubu, Nagoya.

"Akhirnya terwujud. Dalam kesempatan ini saya sampaikan terima kasih saya kepada yang mulia," tutupnya.

Baca Juga: Ladang Sawit Rusak Hutan, JK: Pemerintah Lakukan Moratorium Perluasan Lahan

Load More